Liga Indonesia

Pemainnya Kartu Merah Lawan Persela, Pelatih PSIS: No Comment

Minggu, 8 Maret 2020 19:16 WIB
Penulis: Alvin Syaptia Pratama | Editor: Yohanes Ishak
© Alvin Syaptia Pratama/INDOSPORT
Dragan Djukanovic, pelatih klub Liga 1, PSIS Semarang. Copyright: © Alvin Syaptia Pratama/INDOSPORT
Dragan Djukanovic, pelatih klub Liga 1, PSIS Semarang.

INDOSPORT.COM – Dragan Djukanovic selaku pelatih kepala PSIS Semarang tidak mau mengomentari kartu merah terhadap pemainnya yakni Safrudin Tahar saat melawan Persela Lamongan pada pekan kedua kompetisi Liga 1 2020 di Stadion Surajaya, Sabtu (7/3/2020) sore.

Safrudin Tahar mendapatkan kartu merah di menit ke-67 usai wasit Nendi Rohaendi dari Jawa Barat memberi kartu kuning kedua untuk pemain asal Maluku tersebut.

Saat ditanya awak media tentang kartu merah kepada Safrudin Tahar, Dragan menjawab dengan singkat.

“No comment,” tutur pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic secara singkat.

Namun sebelum mengatakan no comment, Dragan memang sempat mengkritisi kepemimpinan wasit Nendi Rohaendi.

Menurut Dragan, Nendi Rohaendi merusak ritme pertandingan karena beberapa kali membuat keputusan yang kurang tepat.

“Tadi wasit cukup membuat saya kesal, saya tidak tau alasannya, dia banyak kesalahan, saya perlu ngomong itu supaya kompetisi Liga 1 berjalan lebih baik," ungkap mantan pelatih Borneo FC ini.

Sepanjang jalannya pertandingan, Dragan memang beberapa kali nampak melayangkan protes kepada kepemimpinan wasit.

Ia yang di pinggir lapangan beberapa kali meneriaki Nendi Rohaendi saat membuta keputusan yang dianggap pria asal Montenegro ini kurang tepat.

Walaupun merasa dirugikan, untungnya Dragan tetap mampu membawa PSIS memetik tiga poin dari markas Persela usai skor akhir 2-3 untuk kemenangan klub asal Ibukota Jawa Tengah ini.

Raihan tiga poin dari Persela Lamongan membuat PSIS Semangat untuk sementara merangsek di papan tengah Liga 1 2020. Sementara Laskar Joko Tingkir asuhan Nilmaizar masih tertahan di zona degradasi.