Liga Indonesia

Profil Klub Liga 2 2020: PSBS Biak, Klub Papua yang Masih Menanti Keajaiban

Kamis, 12 Maret 2020 20:05 WIB
Penulis: Sudjarwo | Editor: Indra Citra Sena
 Copyright:
Pelatih: Juan Marcelo Cirelli

Kehadiran Juan Marcelo Cirelli sebagai arsitek anyar PSBS Biak cukup mengejutkan. Pasalnya, pelatih asal Argentina ini belum memiliki rekam jejak melatih klub Indonesia.

Namun, Cirelli telah mengantongi llisensi kepelatihan CONMEBOL A (ATFA-Argentina) per Maret tahun lalu. Dia toh bukan wajah yang benar-benar baru di jagat sepak bola Indonesia.

Semasa menjadi pemain, pelatih yang baru berusia 35 tahun ini pernah memperkuat sejumlah klub seperti Persidafon Dafonsoro, Persebaya Surabaya, Persibo Bojonegoro, dan Persis Solo.

Keakraban dengan kultur sepak bola Papua saat masih membela Persidafon selama tiga musim (2010-2012) membuat manajemen PSBS Biak tertarik untuk mendatangkannya.

Juan Marcelo Cirelli sendiri tak dipatok target tinggi di musim pertamanya ini. Dengan persiapan yang singkat, ia hanya berharap timnya bisa bermain lepas di setiap laga.

"Hari minggu (15/3/20) kami melawan Sulut United di Biak. Kami berharap setiap pertandingan adalah final. Dengan persiapan yang singkat hanya realistis saja," ujarnya.

Cirelli menilai dua minggu waktu persiapan sudah cukup karena pemain-pemain menunjukan tekad dan konsentrasi penuh untuk memberikan hasil dan performa yang terbaik.

Bintang: Bayu Tri Sanjaya

Bayu Tri Sanjaya bukan nama baru di skuat Cenderawasih Kuning. Striker asal Sumatra ini pernah memperkuat PSBS di Liga 2 2018, sebelum hijrah ke PSMS Medan di musim lalu.

Meski harus kembali terbuang dari skuat PSMS, striker berusia 21 tahun ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Cirelli untuk mengisi lini depan PSBS.

Jam terbangnya akan memberikan pengaruh positif bagi skuat PSBS di Liga 2 2020. Bahkan kemampuan Bayu sebagai seorang striker sempat menaruh minat Indra Sjafri saat masih menjadi pelatih tim nasional Indonesia U-19.

Bayu sempat masuk dalam seleksi timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan menjelang perhelatan Piala AFF U-18 2017. Dia akan saling bersaing dengan nama-nama striker lokal seperti Matias Maniani, Devlin Taplo, Gustavo Seubu dan Rocky Wakum untuk mendaptkan tempat utama.