Liga Italia

Pesimis karena Virus Corona, Pemain AS Roma: Serie A Italia Tidak Mungkin Selesai

Minggu, 22 Maret 2020 06:45 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
© INDOSPORT
Pemain AS Roma, Javier Pastore, tampaknya pesimis terhadap dampak yang ditimbulkan virus corona dan mengatakan bahwa Serie A Liga Italia tidak mungkin selesai. Copyright: © INDOSPORT
Pemain AS Roma, Javier Pastore, tampaknya pesimis terhadap dampak yang ditimbulkan virus corona dan mengatakan bahwa Serie A Liga Italia tidak mungkin selesai.

INDOSPORT.COM - Pemain sepak bola AS Roma, Javier Pastore, tampaknya pesimis terhadap dampak yang ditimbulkan oleh virus corona dan mengatakan bahwa kompetisi Serie A Liga Italia 2019-2020 tidak akan bisa selesai.

Covid-19 atau yang juga dikenal dengan virus corona memang sudah lama mengacaukan aktivitas masyarakat di negara-negara Eropa, khususnya di Italia. Karena pandemi tersebut, Serie A Liga Italia musim ini dihentikan sementara dan beberapa pemainnya positif terjangkit.

Kabarnya, perhelatan tersebut akan kembali dilanjutkan pada 3 April 2020. Namun, rumor lain mengatakan Mei mendatang. Namun, segala sesuatunya masih belum jelas karena dampak dari virus tersebut masih belum membaik sepenuhnya dan para pemain serta staf klub pun terus menjalani karantina.

Melihat situasi ini, gelandang serang AS Roma yang bernama Javier Pastore tampaknya pesimis bahwa Serie A Liga Italia musim ini bisa selesai. Karena, mereka harus setidaknya menjalani sesi latihan dan pada musim panas, jadwal domestik bakal berbenturan dengan kompetisi internasional lainnya.

"Kita akan melihat apakah kita bisa terus bermain di musim ini atau langsung lanjut ke musim berikutnya. Kalau boleh jujur, saya rasa akan mustahil bagi Serie A untuk bisa menyelesaikan musim ini, lantaran kita butuh setidaknya 20-30 hari latihan untuk benar-benar siap tanding," ujarnya seperti dilansir dari laman portal berita olahraga Football Italia.

"Semua klub akan kehabisan uang, tapi saya rasa, akan mustahil untuk melanjutkan kompetisi yang tertunda ini. Jika penundaan ini berlanjut, kita tidak akan bisa melanjutkan liga. Karena, di musim panas akan ada (benturan jadwal dengan) pertandingan-pertandingan Euro, Copa Amerika, dan sebagainya,"

Sampai hari ini, belum ada jadwal resmi terkait kapan kompetisi sepak bola Serie A Liga Italia akan kembali dilanjutkan. Selain itu, ada rumor krisis ekonomi yang terjadi karena virus corona membuat para pemain di kompetisi tersebut bakal mengalami pemangkasan gaji atau penundaan gaji bulanan mereka. Tentu, ini merupakan situasi yang sangat tidak ideal.

Sampai pekan ke-26, Juventus masih tetap bertahan di puncak klasemen sementara dengan torehan 63 poin, hasil dari 20 kali menang, tiga kali imbang, dan tiga kali kalah. Sementara itu, AS Roma berada di posisi lima dengan 45 poin, hasil dari 13 kali menang, enam kali imbang, dan tujuh kali kalah.

Di Indonesia sendiri, update kasus virus corona masih terus meningkat. Dikabarkan sementara ini, sebanyak 450 masyarakat positif terjangkit, dimana 38 orang meninggal dan 20 orang dinyatakan sembuh. Namun tentu, angka tersebut akan bisa berubah lagi dalam waktu dekat.