Liga Indonesia

Wacana Kompetisi Dibubarkan, Bek PSMS Medan Hanya Bisa Pasrah

Kamis, 7 Mei 2020 12:55 WIB
Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor: Indra Citra Sena
© Aldi Aulia Anwar/INDOSPORT
Eks Pemain Persiraja, Ikhwani Hasanuddin, menjalani trial bersama PSMS Medan. Copyright: © Aldi Aulia Anwar/INDOSPORT
Eks Pemain Persiraja, Ikhwani Hasanuddin, menjalani trial bersama PSMS Medan.

INDOSPORT.COM - Bek kanan PSMS Medan, Ikhwani Hasanuddin, mengaku pasrah andai seluruh kompetisi, termasuk Liga 2 2020, benar-benar dihentikan total musim ini.

Sebagaimana diketahui, mayoritas klub Liga 1 dan Liga 2 musim ini memilih seluruh kompetisi dihentikan total lantaran pandemi virus corona yang melanda Indonesia belum kelihatan akan mereda.

Apalagi, seluruh kompetisi memang sudah terlebih dulu dihentikan sementara oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sampai 29 Mei mendatang, sejak pertengahan Maret lalu.

"Kalau memang liga benar-benar berhenti karena virus corona, saya pribadi sih nggak apa-apa. Kami sebagai pemain harus menerima apa keputusan PSSI nantinya," ucap Ikhwani Hasanuddin, Rabu (6/5/20).

Akan tetapi, pemain yang berhasil mengantarkan Persiraja Banda Aceh promosi ke Liga 1 itu sedikit mengkhawatirkan perihal terkait status mereka andai liga benar-benar dihentikan total.

Ikhwani hanya mengkhawatirkan perihal penghasilan para pemain PSMS Medan, termasuk dirinya sendiri. Sebab, mereka tidak memiliki usaha atau bisnis selain profesi pesepak bola profesional.

"Yang kami khawatirkan sebagai pemain kalau kompetisi betul-betul berhenti total, bagaimana dengan gaji kami? Tentu tidak ada. Pasti kami bingung setengah mati karena hanya mencari nafkah dari sepak bola," bebernya.

"Makanya, harapan kami semua supaya wabah ini cepat berlalu dan Liga 2 bisa bergulir lagi. Terus terang saya sudah sangat merindukan atmosfer kompetisi. Bosan juga hanya latihan di rumah saja," tandas bek berusia 32 tahun itu.