Liga Indonesia

Persipura Minta Klub Liga 1 Cermat Tentukan Pemimpin LIB

Kamis, 21 Mei 2020 11:14 WIB
Penulis: Sudjarwo | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Official PSM Makassar
Pemain klub Liga 1 PSM Makassar, Aji Kurniawan (putih), mencoba melewati hadangan pemain Persipura Jayapura. Copyright: © Official PSM Makassar
Pemain klub Liga 1 PSM Makassar, Aji Kurniawan (putih), mencoba melewati hadangan pemain Persipura Jayapura.

INDOSPORT.COM - Manajemen Persipura Jayapura sekali lagi meminta kepada para klub kontestan Liga 1 dan juga Ketua Umum PSSI agar bisa menimbang dengan cermat dalam menentukan sosok yang tepat untuk menakhodai LIB.

Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano mengusulkan hal tersebut pasca mundurnya empat komisaris LIB termasuk Direktur Utama, Cucu Soemantri usai digelarnya RUPS Luar Biasa, Senin (18/05/20) lalu.

Benhur berharap jabatan yang lowong tersebut tidak diisi oleh wajah-wajah yang terafiliasi dengan pihak klub, maupun pengurus PSSI.

"LIB adalah operator kompetisi, di sana harus profesional dan independen, jelas tidak mungkin diisi oleh orang-orang dari PSSI, itu akan mengakibatkan LIB jadi tidak profesional dan tidak independen," ujar Benhur dalam rilis yang diterima INDOSPORT, Rabu (20/05/20).

Benhur juga menegaskan, pihaknya sudah capek dengan hiruk-pikuk dan konflik kepentingan yang selama ini terjadi dalam tubuh persepakbolaan Indonesia.

"Kami sudah bosan setiap saat ribut terus, jadi kami mohon agar mari kita sadari kesalahan selama ini, kalau masih ada orang yang tidak profesional dan tidak independen berarti ada kepentingan di dalamnya, dan tidak inginkan sepak bola kita maju," tekan Benhur.

Manajemen Persipura sendiri tetap ngotot mengusulkan tiga nama, yakni Maruarar Sirait, Tigor Shaloom Boboy, dan Tommy Welly untuk mengisi jabatan kosong yang ditinggalkan empat komisaris LIB.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%