Liga Indonesia

Rafid Habibie Buka Suara Usai Tercantum Gabung Klub Liga 2 2020

Minggu, 24 Mei 2020 15:24 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© borneofc.id
Bakat muda Indonesia Rafid Habibie turut buka suara usai profil dirinya tercantum gabung ke klub Liga 2 2020 Sulut United. Copyright: © borneofc.id
Bakat muda Indonesia Rafid Habibie turut buka suara usai profil dirinya tercantum gabung ke klub Liga 2 2020 Sulut United.

INDOSPORT.COM - Bakat muda Indonesia Rafid Habibie turut buka suara usai profil dirinya tercantum gabung ke klub Liga 2 2020, Sulut United.

Hal itu terlihat jelas dalam laman penyedia statistik pemain, yakni Transfermarkt, di mana Rafid Habibie bergabung ke Sulut United.

Bahkan, status Rafid Habibie tertulis sebagai pemain pinjaman dari peserta Liga 1 2020 Borneo FC sejak 5 Januari hingga 31 Desember mendatang.

Mengetahui hal tersebut, Rafid Habibie buka suara agar membenarkan hal yang dirasa kurang sesuai dalam perjalanan kariernya sejauh ini.

"Bukan, Mas. Salah itu," ujar Muhammad Rafid Habibie saat dikonfirmasi oleh INDOSPORT beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Rafid Habibie sempat dikontrak selama setengah musim oleh Borneo FC pada masa bursa transfer putaran kedua Liga 1 2019 lalu.

Rafid Habibie juga sempat tampil selama selama semenit dalam satu pertandingan ketika Borneo FC menang 2-1 dari PSIS Semarang.

Meski demikian, Rafid Habibie telah resmi dilepas oleh Borneo FC lewat unggahan di akun media sosial resmi klub, 14 Januari 2020 lalu.

Kini, Rafid Habibie diketahui belum memiliki klub baru. Dirinya hanya berlatih secara mandiri di rumah guna mempertahankan kondisi fisik tetap terjaga.

Hal tersebut diketahui lewat sejumlah unggahan video teranyar di akun media sosial pribadi Rafid Habibie, 19 April 2020 di mana ada tiga video yang diunggah.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%