Liga Indonesia

Nilai Bisnis Sepak Bola Anjlok, Eks Bos PSM Desak PSSI Lanjutkan Liga 1

Rabu, 10 Juni 2020 12:25 WIB
Penulis: Adriyan Adirizky Rahmat | Editor: Indra Citra Sena
© freepik.com/ksandrphoto/wikipedia
Logo klub Liga 1, PSM Makassar. Copyright: © freepik.com/ksandrphoto/wikipedia
Logo klub Liga 1, PSM Makassar.

INDOSPORT.COM - Eks General Manager PSM Makassar, Husain Abdullah, berharap PSSI segera menggulirkan kompetisi setelah melihat fakta memprihatinkan soal nilai bisnis sepak bola Indonesia yang menurun.

Penyebab utama situasi tersebut terjadi tentu saja tak lain dan tak bukan adalah dihentikannya Liga 1 2020 yang baru berjalan tiga pekan akibat merebaknya pandemi virus corona di Indonesia.

"Persoalan serius ini sedang dihadapi oleh sepak bola kita dan bukan cuma di Indonesia, melainkan juga seluruh dunia," ungkap Husain dalam sebuah webinar beberapa hari lalu.

Husain bahkan sadar bahwa PSSI terancam kehilangan sponsor apabila tidak segera menggulirkan kompetisi Liga 1 2020. Dia berharap bisa secepatnya ditemukan sebuah solusi untuk permasalahan tersebut.

"Seandainya kompetisi bisa berlanjut dengan format lain seperti dengan mencari suatu kota yang tingkat pandemi atau penularan lebih rendah bisa dijadikan sebagai pusat pertandingan," jelas dia.

"Di situ mungkin hotel pemain diatur dengan protokol tertentu, tempat berlatih diisolasi sedemikian rupa sekalipun konsekuesinya tentu tidak bisa ada penonton di Liga 1," pungkas Husain Abdullah.

Sekadar informasi, Husain Abdullah pernah menjabat sebagai General Manager PSM Makassar era Indonesia Super League (ISL) silam sebelum memutuskan mundur pada 2012.