Liga Indonesia

Intensitas Tinggi, 1 Pemain Tumbang dan 3 Absen dalam TC Arema FC

Rabu, 2 September 2020 18:19 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Herry Ibrahim
© Media Officer Arema FC
Para pemain Arema FC digenjot fisiknya dalam TC singkat di Kawasan Wisata Nganteb, Kabuaten Malang. Copyright: © Media Officer Arema FC
Para pemain Arema FC digenjot fisiknya dalam TC singkat di Kawasan Wisata Nganteb, Kabuaten Malang.

INDOSPORT.COM - Program latihan fisik dengan intensitas tinggi yang digelar Arema FC kembali memakan korban, dalam persiapan menuju kick-off lanjutan kompetisi Liga 1 2020 pada Oktober mendatang.

Tercatat, satu pemain menyusul tumbang saat melahap menu latihan fisik yang keras itu. Bagas Adi Nugroho menyusul sejumlah nama lain yang masuk meja perawatan tim medis, setelah terpapar cedera pada engkel kakinya.

"Bagas memang saya minta untuk beristirahat. Dia cedera engkel dan sangat terasa," tutur Charis Yulianto pasca sesi latihan di Pantai Wisata Nganteb, Kabupaten Malang, Selasa (02/09/20). 

"Karena banyak pemain juga merasa demikian, saya tidak bisa memaksa juga," beber pelatih sementara Arema FC tersebut.

Sementara pada TC singkat yang hanya berlangsung tiga jam itu, tiga pemain juga tak terlihat. Mereka adalah Dedik Setiawan, Hendro Siswanto, Mariando Djonak Uropmobin dan juga Febi Eka Putra.

"Hendro, Mariando dan juga Febi punya urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. Selain ada pemain yang cedera dan tidak bisa bergabung, yaitu Dedik," tandas Charis Yulianto.

Kendati demikian, dia tetap memberikan apresiasi terhadap spirit anak asuhnya dalam menyelesaikan menu latihan fisik yang cukup berat itu. TC di pantai pesisir selatan Malang itu juga menjadi kedua kali bagi skuat Arema FC setelah tahap pertama di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (22/08/20) lalu.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%