Liga Indonesia

Aji Santoso Tunggu Arahan Manajemen Persebaya Soal Kejelasan Liga 1 2020

Selasa, 29 September 2020 14:57 WIB
Kontributor: Fitra Herdian Ariestianto | Editor: Herry Ibrahim
© Fitra/INDOSPORT
Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya. Copyright: © Fitra/INDOSPORT
Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya.

INDOSPORT.COM - Dua hari menjelang kick off Lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2020 menjadi tak jelas setelah Polri tidak mengeluarkan izin untuk menggelar pertandingan. Praktis kabar ini membuat klub peserta bingung, harus bagaimana termasuk Persebaya Surabaya.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengatakan masih menunggu komunikasi dengan manajemen mengenai hal ini. 

“Sekarang masih menunggu arahan dari manajemen dulu,” kata Aji Santoso pada Selasa (29/09/20).

Arahan manajemen ini nantinya menyangkut agenda selanjutnya yang bakal dilakukan pelatih 50 tahun itu terhadap pasukannya. Seperti agenda latihan akankah berhenti total atau masih mempersiapkan tim.

Sementara itu dengan adanya keputusan dari Polri yang tidak memberikan izin pertandingan karena melihat situasi Covid-19 yang masih tinggi kasusnya, Aji Santoso secara pribadi mengikuti apa yang sudah menjadi keputusan.

“Saya sebagai pelatih mengikuti saja apa yang  menjadi keputusan dari pembuat keputusan itu,” lanjut bapak lima orang anak ini.

Sekedar mengingatkan Persebaya menjelang lanjutan Liga 1 musim 2020 sudah melakukan persiapan setidaknya satu bulan. Selama periode waktu tersebut mereka sudah melakukan banyak hal seperti melakukan renegosiasi kontrak pemain lokal maupun asing.

Hingga manajemen berhasil mempertahankan keempat pemain asing mereka termasuk yang paling ditunggu bomber David Da Silva. Selain itu selama persiapan satu bulan yang sudah mereka jalani, Bajul Ijo juga menggelar sejumlah internal game dan pertandingan uji coba.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%