Liga Spanyol

Ogah Ikuti Perez di Liga Super Eropa, Laporta Percaya Kata Hati demi Barcelona

Selasa, 20 April 2021 14:14 WIB
Penulis: I Made Dwi Kardiasa | Editor:
© twitter.com/FCBarcelona_es
Joan Laporta lebih memilih kata hati untuk kebahagiaan Barcelona daripada ikuti langkah rival LaLiga Spanyol, Florentino Perez untuk ikut serta di Liga Super Eropa. Copyright: © twitter.com/FCBarcelona_es
Joan Laporta lebih memilih kata hati untuk kebahagiaan Barcelona daripada ikuti langkah rival LaLiga Spanyol, Florentino Perez untuk ikut serta di Liga Super Eropa.

INDOSPORT.COM - Gagasan Liga Super Eropa masih coba digalakkan Florentino Perez yang juga jadi presiden Real Madrid. Ogah ikut-ikutan rival LaLiga Spanyol itu, Joan Laporta malah ikuti kata hatinya demi kebahagiaan Barcelona.

Kedigdayaan Catalan sempat begitu terasa terutama saat masih dilatih Pep Guardiola periode 2008-2012. Hingga bisa menangi 14 gelar juara, treble winners dan sextuple juga pernah mereka dapat selama periode tersebut.

Keberhasilan ini tak lepas dari jelinya Laporta ketika memilih pelatih utama klub setelah era Frank Rijkaard. Tak heran ketika kubu merah hitam sial usai gagal raih gelar kemudian berlanjut krisis finansial musim lalu buatnya terpilih jadi presiden lagi.

Sebagaimana diketahui, klub LaLiga Spanyol ini menderita kerugian teramat besar dan akhirnya memiliki hutang hingga 1,3 miliar euro (Rp22 triliun). Hal ini juga sempat diperparah sepak terjang Barca yang kurang impresif ditangan Ronald Koeman.

Walaupun begitu, prestasi El Barca mulai terlihat ketika Koeman sanggup membantu kemenangan Copa del Rey, kemudian kini buka kans juara LaLiga Spanyol. Masalah yang tersisa pun kini hanya tinggal krisis finansial saja.

Tanpa diduga, wacana terselenggaranya Liga Super Eropa pun muncul dengan tawaran keuntungan partisipasi saja mencapai 300 juta euro (Rp5,2 triliun). Diikuti oleh 12 klub termasuk Barcelona, pentas yang diusung Perez ini terlihat sangat menggoda.

Akan tetapi, kenyataan justru sebaliknya, Joan Laporta tak sepaham dengan bergulirnya kompetisi antar klub elit tersebut. Mengikuti kebijakan presiden sebelumnya, Josep Maria Bartomeu, ia menganggap LSE akan membunuh sepak bola.

IDS Emoticon Suka
Suka
67%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
33%