Liga Europa

3 Fakta Mengejutkan Usai Arsenal Dipermalukan Villarreal di Liga Europa

Jumat, 7 Mei 2021 10:05 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
© Twitter @Arsenal
Terselip tiga fakta menarik usai Arsenal disingkirkan oleh Vilarreall di leg kedua babak semifinal Liga Europa 2020-2021. Copyright: © Twitter @Arsenal
Terselip tiga fakta menarik usai Arsenal disingkirkan oleh Vilarreall di leg kedua babak semifinal Liga Europa 2020-2021.

INDOSPORT - Terselip tiga fakta menarik usai Arsenal disingkirkan oleh Vilarreall di leg kedua babak semifinal Liga Europa 2020-2021. 

Arsenal disingkirkan Villarreal di semifinal Liga Europa 2020-2021 usai main imbang 0-0 di leg kedua. Menjamu tamunya di leg kedua semifinal, Arsenal sebetulnya hanya membutuhkan kemenangan 1-0 di kandang, namun misi itu rupanya lebih sulit dari yang dibayangkan. 

Guna menyingkirkan Villarreal yang dibesut pendahulunya, Unai Emery, manajer Mikel Arteta menurunkan formasi agresif dengan Pierre-Emerick Aubameyang sebagai ujung tombak, didukung kuartet Bukayo Saka, Martin Odegaard, Emile Smith-Rowe, dan Nicolas Pepe.

Meski demikian, Meriam London justru tampil buruk dan kesulitan menembus lini belakang Kapal Selam Kuning. Peluang terbaik mereka adalah ketika dua upaya Pierre-Emerick Aubameyang membentur tiang gawang.

Hingga akhir laga, Arsenal tak mampu menjebol Geronimo Rulli. Laga pun berakhir dengan skor kacamata 0-0 dan The Gunners gagal ke final Liga Europa karena kalah agregat 1-2.

Hasil ini terbilang memalukan lantaran Arsenal diunggulkan di laga ini. Dalam laga antara Arsenal vs Villarreal terselip empat fakta menarik yang sayang untuk Anda lewatkan. 

1. Rekor Final Terhenti

Kekalahan yang diterima Arsenal dari Villarreal  membuat mereka untuk pertama kalinya gagal menembus partai final kompetisi besar dalam lima tahun terakhir. 

Sebelum tersingkir di semifinal Liga Europa musim ini, Arsenal tercatat sukses menembus empat partai final selama lima musim beruntun. Arsenal berturut-turut lolos ke final  Piala FA (2016/17), Piala Liga (2017/18), Liga Europa (2018/19), dan Piala FA (2019/20). 

Arsenal harus rela mengakhiri musim ini dengan tanpa satu pun trofi. Posisi pelatih Mikel Arteta pun dalam tekanan di akhir musim ini. 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%