Bursa Transfer

Barcelona Cuci Gudang, Tujuh Pemain Bakal Hengkang di Bursa Transfer

Minggu, 16 Mei 2021 18:24 WIB
Penulis: Bayu Wira Handyan | Editor: Nugrahenny Putri Untari
© Xavi B. / AFP7 / Europa Press Sports via Getty Images
Barcelona bersiap melakukan cuci gudang pemain dan akan menjual tujuh bintang mereka di bursa transfer musim panas mendatang. Copyright: © Xavi B. / AFP7 / Europa Press Sports via Getty Images
Barcelona bersiap melakukan cuci gudang pemain dan akan menjual tujuh bintang mereka di bursa transfer musim panas mendatang.

INDOSPORT.COMBarcelona bersiap melakukan cuci gudang pemain dan akan menjual tujuh bintang mereka di bursa transfer musim panas mendatang.

Revolusi di Barcelona semakin mendekati kenyataan. Tujuh pemain dirumorkan bakal ditendang demi membuat finansial klub menjadi lebih sehat.

Mandat tersebut langsung datang dari Joan Laporta, presiden anyar Barcelona sekaligus salah satu presiden terbaik yang pernah dimiliki oleh klub kebanggaan masyarakat Catalan tersebut.

Joan Laporta memberikan instruksi untuk Ronald Koeman agar memperketat tagihan gaji para pemain Barcelona sebagai usaha untuk menyehatkan keuangan klub.

Jalan satu-satunya yang bisa Ronald Koeman ambil adalah dengan menjual para pemain yang hanya ‘makan gaji buta’ dan kurang berkontribusi untuk kejayaan Barcelona.

Pasalnya, para pemain jelas akan menolak mentah-mentah ide pemotongan gaji yang ditawarkan oleh Barcelona sebagai opsi alternatif untuk membuat mereka tetap bertahan di Camp Nou.

Laporan dari Mundo Deportivo menyebutkan bahwa tujuh pemain bakal masuk daftar jual dan sebisa mungkin dipastikan hengkang dari Barcelona sebelum musim 2021/22 resmi digelar.

Ketujuh pemain tersebut adalah Neto, Samuel Umtiti, Junior Firpo, Philippe Coutinho, Miralem Pjanic, Matheus Fernandes, dan Martin Braithwaite.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
50%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
17%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
33%