Liga Indonesia

Tersandung Kasus Asusila, Yudha Febrian Bukan Lagi Pemain Barito Putera

Senin, 17 Mei 2021 07:49 WIB
Penulis: Martini | Editor: Isman Fadil
© Instagram @baritoputera
Yudha Febrian pasrah dikirim Barito Putera ke pesantren. Copyright: © Instagram @baritoputera
Yudha Febrian pasrah dikirim Barito Putera ke pesantren.

INDOSPORT.COM - Mantan pemain Timnas Indonesia U-19, Moch. Yudha Febrian kini berulah lagi. Ia tersandung kasus asusila, namun rupanya Yudha sudah tidak lagi memperkuat klub Liga 1 Barito Putera.

Beberapa waktu lalu, Yudha Febrian sempat viral lantaran kedapatan 'dugem' di sebuah tempat hiburan malam, padahal ia tengah menjalani pemusatan latihan (TC) Timnas.

Tak pelak, nama Yudha Febrian dicoret dari skuat Timnas. Namun Barito Putera masih berbaik hati dengan mengirinkannya ke pondok pesantren, dan Yudha juga masuk dalam line up pemain di Piala Menpora 2021.

Kali ini, pemain kelahiran tahun 2002 itu viral karena diduga melakukan perbuatan asusila terhadap salah seorang wanita. Kejadian itu diceritakan oleh korban, pemilik akun Twitter @senandikha11 pada Minggu (16/05/21).

Dalam postingan tersebut, ia menceritakan bahwa awalnya ia hanya bertemu dengan Yudha bersama temannya di sebuah tempat kopi. Kemudian, ia pulang satu mobil dengan Yudha, namun justru ia merasa dilecehkan.

Dengan viralnya kejadian yang menyeret nama eks punggawa Timnas Indonesia ini, CEO PS Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman akhirnya angkat bicara. Konon, Yudha sudah mengundurkan diri sebagai pemain Barito.

"Yang bersangkutan sudah mengundurkan diri, bertanda tangan diatas materai yang ia buat sendiri,” ungkap Hasnuryadi Sulaiman via Klik Kalsel, Minggu (16/05/21) malam.

Dalam surat pengunduran diri yang ditulis langsung oleh Yudha Febrian, nampak bek jebolan Garuda Select itu sudah tak lagi memperkuat Barito sejak 15 April 2021 lalu.

"Nama tersebut di atas benar adanya dalam keadaan sehat akal dan pikiran, tanpa ada paksaan maupun tekanan dari pihak mana pun, mengundurkan diri dari klub sepak bola Barito Putera," ditulis oleh Yudha Febrian.

IDS Emoticon Suka
Suka
33%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
67%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%