Liga Indonesia

Jambi United, Jelmaan Juventus dengan Kearifan Lokal di Liga 3 Indonesia

Rabu, 14 Juli 2021 19:35 WIB
Editor: Subhan Wirawan
 Copyright:

INDOSPORT.COM - Mengenal Jambi United, salah satu klub yang sangat identik dengan Juventus namun dibalut lewat kearifan lokal di ajang Liga 3 Indonesia.

Meski kompetisi Liga Indonesia belum menemui titik terang terkait jadwal kick-off musim ini, namun sejumlah tim peserta termasuk dari kasta terbawah liga Tanah Air sudah mempersiapkan diri semaksimal mungkin.

Salah satunya adalah Jambi United, klub yang bakal tampil di Liga 3 Zona Jambi tersebut terbilang cukup aktif mulai dari pengenalan klub hingga proses administrasi ke PSSI.

Sebagai informasi, Jambi United merupakan salah satu tim yang baru dibentuk pada 2018 silam dan bakal menambah persaingan kompetisi Liga 3 musim ini.

Melansir dari laman resmi Asprov PSSI Jambi, disebutkan bahwa Jambi United akan bersaing dengan 15 tim lain dari Provinsi Jambi di Liga 3 bulan Agustus mendatang.

Walau terbilang anak baru, namun skuad berjuluk Laskar Rajo Betuah ini punya beberapa prestasi di level Provinsi salah satunya adalah runner-up Liga 3 Jambi musim 2019 lalu.

Arie Dwi Debrata selaku salah satu owner Jambi United menyebut, berdirinya klub bertujuan sebagai wadah para pemain muda asli Jambi untuk bisa mengembangkan bakat serta memperbesar peluang untuk tampil di kasta teratas persepakbolaan nasional.

“Jambi United (JU) didirikan dari niat para owner yang ingin membangun dan memberikan wadah anak muda Jambi yang memiliki potensi sepak bola untuk berkiprah di kompetisi PSSI yang berjenjang, salah satunya Liga 3,” ucap Arie kepada INDOSPORT.

“Di mana selama ini mindset masyarakat hanyalah Jambi Gubernur Cup yang dianggap sebagai turnamen bergengsi. Padahal hanya tarkam gengsi setiap daerah/kabupaten kota nya masing-masing,” tambahnya.

Mengusung target tinggi di Liga 3 nanti, skuad Jambi United pun serius jalani latihan meski saat ini harus terpisah akibat imbas dari penetapan PPKM.

“Sekarang masih latihan rutin aja, karna PPKM ini pemain jadi latihan individu di tempatnya masing-masing” jelas Arie Dwi Debrata.