In-depth

Mengenal Chelsea Loan Army: Pasukan Pembawa Keuntungan untuk The Blues

Selasa, 5 Oktober 2021 23:05 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© Grafis: Yuhariyanto/Indosport.com
Mantan 'Chelsea Loan Army' yang kini telah dipermanenkan AC Milan dan AS Roma,  Fikayo Tomori dan Tammy Abraham. Copyright: © Grafis: Yuhariyanto/Indosport.com
Mantan 'Chelsea Loan Army' yang kini telah dipermanenkan AC Milan dan AS Roma, Fikayo Tomori dan Tammy Abraham.

INDOSPORT.COM – Chelsea merupakan salah satu klub papan atas yang banyak meminjamkan para pemainnya. Para pemain yang dipinjamkan ini pun lantas akrab disebut ‘Chelsea Loan Army’ (Pasukan pinjaman Chelsea).

Tak tehitung berapa banyak pemain yang telah dipinjamkan Chelsea ke seluruh penjuru dunia. Untuk musim ini saja, terdapat 22 pemain yang dipinjamkan The Blues.

Para pemain pinjaman ini pun bukan hanya para pemain muda dari akademinya. Ada pula para pemain senior berusia 25 tahun ke atas seperti Emerson Palmieri, Tiemoue Bakayoko, Danny Drinkwater dan Michy Batshuayi.

Peminjaman ini pun membuat banyak orang merasa geram. Pasalnya, Chelsea dianggap merusak karier para pemain akademi dan seniornya.

Salah satu contoh adalah Lucas Piazon. Pemain yang paling kerap dipinjamkan Chelsea ini sebelumya merupakan salah satu wonderkid asal Brasil yang diprediksi menjadi bintang besar.

Pada 2012, ia didatangkan dari Sao Paulo. Sempat tampil beberapa kali, ia pun tak pernah kembali ke tim utama dan lebih banyak dipinjamkan sepanjang kariernya sebelum dipermanenkan Braga pada pertengahan musim 2020/21.

Meski mendapat kecaman dan sindiran dari berbagai media massa, Chelsea tetap terus melakukan hal ini dan meminjamkan para pemainnya ke berbagai klub.

Bahkan, apa yang dilakukan Chelsea pun mulai menggoda FIFA untuk membuat aturan yakni membatasi pemain pinjaman hanya 6 pemain saja untuk pemain berusia di atas 22 tahun mulai musim 2022/23.

Berkaca pada kejadian Lucas Piazon, Chelsea memang pantas mendapat kritikan tajam. Namun tanpa disadari,  pemain pinjaman ini memberikan keuntungan tak hanya buat pemain tapi juga untuk The Blues dan Roman Abramovich dalam mengatur finansialnya.