In-depth

Karim Benzema Menggila di Bulan Puasa: 3 Statistik Hebat sang Pahlawan Madrid di Liga Champions

Rabu, 13 April 2022 09:06 WIB
Editor: Yosef Bayu Anangga
© Action Images via Reuters/Peter Cziborra
Meski puasa, Karim Benzema menjadi aktor utama kelolosan Real Madrid ke semifinal Liga Champions menyingkirkan Chelsea dan catat statistik mencengangkan.Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra. Copyright: © Action Images via Reuters/Peter Cziborra
Meski puasa, Karim Benzema menjadi aktor utama kelolosan Real Madrid ke semifinal Liga Champions menyingkirkan Chelsea dan catat statistik mencengangkan.Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra.

INDOSPORT.COM – Meski puasa, Karim Benzema menjadi aktor utama kelolosan Real Madrid ke semifinal Liga Champions menyingkirkan Chelsea dan catat statistik mencengangkan.

Kompetisi Liga Champions 2021/2022 kini tengah memasuki leg kedua babak perempat final. Dua laga pun baru saja tuntas pada Rabu (13/04/22) dini hari tadi, salah satunya Real Madrid vs Chelsea.

Menghadapi laga dini hati tadi, Los Blancos berada dalam situasi di atas angin. Pasalnya, pada leg pertama di Stamford Bridge pekan lalu mereka berhasil meraih kemenangan penting 3-1.

Ketika itu, bomber veteran sekaligus kapten tim Karim Benzema menjadi pahlawan kemenangan dengan mencetak hattrick.

Dengan situasi itu, hasil imbang atau bahkan kekalalahan dengan selisih 1 gol di leg kedua pun masih bisa meloloskan Karim Benzema dkk ke semifinal.

Keuntungan makin bertambah mengingat Madrid akan menjalani laga leg kedua di kandang sendiri yakni Stadion Santiago Bernabeu.

Namun meski difavoritkan berkat keunggulan gol dan bermain di kandang sendiri, laga leg kedua ternyata justru tidak berjalan mudah bagi Real Madrid.

Baru 15 menit, gawang Thibaut Courtois sudah dibobol oleh Mason Mount yang membuat skor agregat menipis menjadi 2-3.

Enam menit babak kedua berjalan, Mason Mount memberikan assist kepada Antonio Rudiger yang mencetak gol kedua Chelsea di laga ini dan membuat agregat berubah menjadi 3-3.

Situasi makin rumit bagi Los Blancos, setelah Timo Werner mencetak gol ketiga Chelsea di menit ke-75 dan membawa Chelsea berbalik unggul 4-3 secara agregat.