Liga Indonesia

Liga 1: Kurang Vokal, Seto Minta Pemain PSS Sleman Lebih Cerewet Saat Bertanding

Jumat, 11 November 2022 08:15 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Indra Citra Sena
© PSS Sleman
Gelandang PSS Sleman, Kim Kurniawan. Foto: PSS Sleman Copyright: © PSS Sleman
Gelandang PSS Sleman, Kim Kurniawan. Foto: PSS Sleman
Pramusim Kedua

Alasan kedua, Kim menyadari bahwa semua hal yang dipersiapkan tak akan berjalan mudah. Ada saja kesalahan yang bisa terjadi dalam sebuah laga resmi.

Makanya, Kim akan memberikan dorongan kepada pemain yang melakukan kesalahan dalam pertandingan. Saat mereka saling memberikan semangat, efeknya ke tim sangat bagus.

"Dalam satu pertandingan mustahil segalanya berjalan lancar. Pemain-pemain butuh dukungan moral untuk kesehatan mental," ucap Kim Kurniawan.

"Saya selalu mengusahakan, selalu berbicara dengan teman-teman dan ke arah positif biar walaupun mungkin lagi salah passing tapi semangatnya tetap tinggi," imbuh adik ipar Irfan Bachdim ini.

Tentu saja membuat sebuah tim menjadi cerewet butuh chemistry. Momentum agar chemistry lebih terbentuk datang saat Liga 1 2022-2023 terhenti.

Bagi setiap tim, momen ini layaknya pramusim kedua. Harapannya tim seperti PSS Sleman yang banyak kehadiran pemain baru bisa semakin kompak berkat penambahan intensitas latihan dan uji coba.

"Saya sih optimis bahwa tim yang sekarang kami punya bisa membawa PSS Sleman ke level berikutnya. Menampilkan permainan yang lebih baik dari sebelum-sebelumnya," jelas Kim Kurniawan.

Selama Liga 1 2022-2023 terhenti, PSS Sleman sudah melakukan lima uji coba. Mereka menghadapi empat tim Liga 3 dan satu tim dari Liga 2.

PSS memenani seluruh laga dengan meyakinkan. Terakhir, mereka mengemas kemenangan 2-1 atas Nusantara United FC di Stadion Kebogiro, Boyolali, Jumat (4/11/22).