Liga Indonesia

Liga 1: Jelang Persija vs Bali United, Spaso Ungkap Pengalaman di Timnas dan Kiprah Privat Mbarga

Minggu, 15 Januari 2023 07:00 WIB
Penulis: Nofik Lukman Hakim | Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© Nofik Lukman Hakim/Indosport.com
Stefano Lilipaly merayakan golnya ke gawang Tira Persikabo bersama Privat Mbarga dalam laga Liga 1 2021/2021. Foto: Nofik Lukman Hakim/Indosport.com Copyright: © Nofik Lukman Hakim/Indosport.com
Stefano Lilipaly merayakan golnya ke gawang Tira Persikabo bersama Privat Mbarga dalam laga Liga 1 2021/2021. Foto: Nofik Lukman Hakim/Indosport.com
Dapat Banyak Pengalaman

Namun, Spaso punya bekal penting dari Timnas Indonesia. Bapak tiga anak ini mendapatkan pelajaran baru sebagai seorang penyerang.

"Ada banyak pengalaman, pasti saya improve game, saya belajar taktik berbeda dan hal-hal yang berbeda. Jadi sebagai pemain saya percaya, sekarang lebih komplit, karena mempelajari taktik berbeda. Sekarang saya tahu dua taktik, taktik coach Teco dan taktik coach Shin Tae-yong," tutur Spaso.

"Bisa saja itu saya terapkan tapi di Bali United tentu saja ikut taktik dari coach Teco dan taktik Bali United," lanjut pria yang pernah juara Liga Georgia bersama Dinamo Tbilisi ini.

Selama memperkuat Timnas Indonesia dan absen dalam enam partai di Bali United, status sebagai top skor tim hilang. Catatan tujuh gol Spaso sukses disalip Privat Mbarga yang sudah mengemas sembilan gol.

Spaso mengaku tak merasa tersaingi dengan torehan gol Privat. Sebagai bagian dari Bali United, Spaso menyebut dia kembali ke tim bukan untuk bersaing dengan Privat.

"Saya dan Privat sudah seperti saudara. Musim lalu Privat sangat bantu saya. Kalau dia ada peluang jadi top skor, pasti saya akan bantu. Kalau akhirnya saya ada peluang, pasti dia bantu saya," jelas Spaso.

"Itu kekuatan dari Bali United. Tidak ada individual, kita bekerja sebagai tim dengan chemistry sangat luar biasa," imbuh Spaso.

Ambisinya bukan sekadar menjadi top skor Liga 1 lagi. Spaso punya keinginan besar untuk membawa Bali United kembali jadi penguasa Liga 1.

Namun Spaso juga sadar. Pada putaran kedua ini Bali United akan bermarkas di Sleman dan jauh dari dukungan suporter setianya. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi Bali United.

"Saya dan Privat tidak berpikir top skor, tapi kita pikirkan bagaimana cara kita bisa memenangkan liga walau main di luar terus. Tidak ada yang mustahil di sepak bola," tegas Spaso.

Jika sukses meraih gelar lagi, Ilija Spasojevic akan mengoleksi gelar keempat dalam edisi Liga 1. Selain dua gelar bersama Bali United, Spaso juga pernah membawa Bhayangkara FC juara pada Liga 1 2017.