In-depth

Profil dan Agama Ilkay Gundogan: Pahlawan Relijius Man City di Final Piala FA

Minggu, 4 Juni 2023 00:56 WIB
Editor: Juni Adi
© REUTERS/Carl Recine
Ilkay Gundogan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester United di final Piala FA. Copyright: © REUTERS/Carl Recine
Ilkay Gundogan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Manchester United di final Piala FA.
Profil Singkat dan Agama Ilkay Gundogan

Ilkay Gundogan pesepak bola profesional yang lahir di Gelsenkirchen, Jerman pada 24 Oktober 1990. Ia memulai karier sepak bolanya saat bermain untuk akademi lokal Hebler 06 pada 1998 lalu.

Kemudian beberapa kali Ilkay Gundogan berpindah-pindah akademi di sepak bola Jerman, sampai akhirnya ia diboyong oleh FC Nuremberg pada 2009 lalu untuk bermain di tim senior.

Kemampuannya tercium oleh pencari bakat raksasa Bundesliga, Borussia Dortmund. Gundogan kemudian bergabung dengan Die Borussen pada 2011.

Bersama Dortmund, kemampuan Gundogan semakin meningkat hingga menjadi salah satu gelandang terbaik untuk timnas Jerman.

Pada 2016, Manchester City tertarik untuk memboyongnya dengan mahar 27 juta euro. Hingga saat ini, ia tampil cukup baik meski beberapa kali harus tergusur posisinya dari tim utama karena berkutat cedera.

Tujuh musim berada di Etihad Stadium, Ilkay Gundogan telah mencatatkan banyak prestasi dan penampilan. Ia total telah bermain dalam 303 pertandingan dan membuat 60 gol serta 40 assist untuk The Citizens sejauh ini.

Di bawah asuhan pelatih Pep Guardiola, Gundogan semakin berkembang dan menjadi salah satu pemain kunci dalam tim.

Ia telah meraih sejumlah gelar bersama Manchester City, termasuk beberapa gelar Premier League, Piala Liga Inggris, dan Community Shield. Terbaru adalah Piala FA.

Gundogan juga dikenal sebagai gelandang serang yang memiliki teknik tinggi, visi permainan yang mumpuni dan kemampuan mencetak gol yang mengesankan.

Hal itu dibuktikan dengan mengemas dua gol di Piala FA. Semuanya dilakukan lewat proses yang mengagumkan.

Golnya itu membawa ia mencatatkan rekor yakni sebagai pencetak gol tercepat di final Piala FA, mengalahkan catatan milik Louis Saha.

Kala itu Saha membuat gol cepat di detik ke-25 pada final Piala FA Everton melawan Chelsea tahun 2009.