In-depth

Liverpool Plot Jarrod Bowen sebagai Pengganti Mo Salah, Pilihan Tepat?

Sabtu, 7 Oktober 2023 12:55 WIB
Editor: Zulfikar Pamungkas Indrawijaya
© REUTERS/Tony Obrien
Jarrod Bowen (depan) beraksi dikawal dua pemain Chelsea, Axel Disasi and Moises Caicedo, dalam laga West Ham vs Chelsea di Liga Inggris, Minggu (20/08/23). Copyright: © REUTERS/Tony Obrien
Jarrod Bowen (depan) beraksi dikawal dua pemain Chelsea, Axel Disasi and Moises Caicedo, dalam laga West Ham vs Chelsea di Liga Inggris, Minggu (20/08/23).
Kualitas Jarrod Bowen

Peran Mohamed Salah di Liverpool begitu tak tergantikan sejak kedatangannya pada 2017 silam. Selama enam tahun, pria asal Mesir ini konsisten menjadi tulang punggung The Reds.

Tak hanya dalam urusan mencetak gol, Mo Salah juga menjadi tulang punggung dalam serangan berkat kemampuannya membuat assist.

Tugas ini diyakini berat bagi Jarrod Bowen kelak. Tapi bukan berarti penyerang berpaspor Inggris ini tak bisa menggantikan Mo Salah.

Secara kualitas, Jarrod Bowen berada jauh di bawah kualitas Mo Salah. Tapi catatannya punya tanda-tanda dirinya akan menjadi pengganti yang pas baginya.

Dalam menyerang, Jarrod Bowen tercatat punya rataan 0,25 Non-Penalty Goals (NPG) per 90 menit dari 2,22 tembakan yang ia buat. Rasio ini cukup baik untuk winger sekelasnya.

Selain itu, Jarrod Bowen rata-rata membuat 0,19 assist per 90 menit dan menciptakan 3,17 Shot-Creating Actions (SCA) atau tindakan berbuah peluang tembakan bagi rekan-rekannya.

Sayangnya, Jarrod Bowen punya rataan operan yang kecil yakni 24,20 kali per 90 menit dengan akurasi 64,6 persen saja. Hal ini dirasa maklum karena West Ham bermain Counter Attack.

Satu kemiripan Jarrod Bowen dan Mo Salah adalah kemampuan menjadi Inside Forward, di mana Bowen punya rataan menyentuh bola sebanyak 4,50 kali per 90 menit di kotak penalti.

Sedangkan keunggulan Jarrod Bowen adalah terletak pada Work Rate nya. Ia merupakan winger pekerja keras yang rajin naik turun untuk membantu serangan dan pertahanan.

Tercatat, ia melancarkan 1,92 tekel + intersep dibarengi 1,14 blok dan 0,78 sapuan per 90 menit, yang membuatnya cocok dengan gaya Gegenpressing Klopp serta Liverpool.

Dengan gaya bermain Liverpool itu, catatan Bowen baik dalam menyerang dan bertahan bisa meningkat drastis, sehingga ia pun cocok menjadi pengganti Mo Salah di kemudian hari.