Liga Spanyol

Real Madrid Siap Pulangkan Jose Mourinho Jadi Suksesor Carlo Ancelotti

Jumat, 20 Oktober 2023 11:01 WIB
Penulis: Edo Bramantio | Editor: Indra Citra Sena
© REUTERS/Alberto Lingria
Klub Liga Spanyol, Real Madrid, dikabarkan menempatkan pelatih AS Roma, Jose Mourinho, sebagai kandidat pengganti Carlo Ancelotti. Copyright: © REUTERS/Alberto Lingria
Klub Liga Spanyol, Real Madrid, dikabarkan menempatkan pelatih AS Roma, Jose Mourinho, sebagai kandidat pengganti Carlo Ancelotti.

INDOSPORT.COM - Klub Liga Spanyol (La Kiga), Real Madrid, dikabarkan telah menempatkan pelatih AS Roma, Jose Mourinho, sebagai kandidat pengganti Carlo Ancelotti.

Rumor mengejutkan muncul dari Mundo Deportivo. Real Madrid ternyata berharap Jose Mourinho berkenan untuk mudik ke Santiago Bernabeu.

Hal ini merupakan ide dari Presiden Madrid, Florentino Perez, sebagai antisipasi atas kepergian Carlo Ancelotti yang akan menukangi Timnas Brasil.

Jose Mourinho hanya tinggal memiliki kontrak bersama AS Roma sampai 30 Juni 2024. Sampai saat ini, tidak ada diskusi untuk perpanjangan masa baktinya.

Sebelumnya, sosok berjuluk 'The Special One' itu mengatakan bahwa dirinya berminat untuk mencoba melatih klub-klub Arab Saudi.

Namun ternyata, Real Madrid menempatkannya ke dalam daftar calon pengganti Carlo Ancelotti. Rival Barcelona itu tentu bakal memberi tawaran yang sulit ditolak Mourinho.

Meskipun tidak sebanyak di Porto, Chelsea, dan Inter Milan, tapi Mourinho pernah mendapat tiga trofi bersama Madrid, yakni LaLiga 2011/12, Copa del Rey 2010/11, dan Supercopa de Espana 2012.

Sehingga, tetap ada kemungkinan sang pelatih kembali ke Spanyol untuk melatih mantan klub asuhannya itu. Apalagi Madrid atau Los Blancos saat ini diperkuat oleh banyak pemain pilihan.

Hanya saja, belum ada informasi lebih jauh terkait hal ini. Florentino Perez atau  pihak manajemen Madrid tampaknya belum mendekati Mourinho.

Jose Mourinho mungkin memang sebaiknya memang meninggalkan Roma untuk beralih ke klub yang lebih berkelas seperti Madrid. Ia juga gagal saat melatih Tottenham yang notabene bukan klub unggulan dunia.