Liga Champions

Diego Simeone Puji Mikel Arteta Usai Arsenal Lolos ke Final Liga Champions

Rabu, 6 Mei 2026 11:14 WIB
Editor: Redaksi
© REUTERS/Susana Vera
Ekspresi kecewa Diego Simeone saat Atletico Madrid tersingkir dari Liga Champions 2022/23 (27/10/22). (Foto: REUTERS/Susana Vera) Copyright: © REUTERS/Susana Vera
Ekspresi kecewa Diego Simeone saat Atletico Madrid tersingkir dari Liga Champions 2022/23 (27/10/22). (Foto: REUTERS/Susana Vera)

INDOSPORT.COM - Atletico Madrid gagal lolos ke final Liga Champions usai dikalahkan tuan rumah Arsenal 1-0 di Emirates Stadium. Namun pelatih Diego Simeone sudah legowo dan memuji Mikel Arteta yang sukses membawa The Gunners lolos dengan agregat 2-1.

Bukayo Saka menjadi penentu kemenangan Arsenal lewat golnya menjelang akhir babak pertama. Gol itu cukup untuk membawa tim asuhan Mikel Arteta kembali ke final Liga Champions setelah menunggu 20 tahun.

Arsenal akan tampil di final yang digelar di Budapest pada 30 Mei 2026. Mereka masih menunggu lawan antara Bayern Munich atau Paris Saint-Germain.

Setelah pertandingan, perhatian tidak hanya tertuju kepada kemenangan Arsenal. Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, juga menjadi sorotan karena sikapnya yang tetap memberi pujian kepada Arteta meski timnya tersingkir.

Dalam momen akhir pertandingan, Simeone sempat terlihat terlibat ketegangan di pinggir lapangan. Namun, setelah laga selesai, pelatih asal Argentina itu memilih menerima kekalahan dengan lapang dada.

“Jika kami tersingkir, itu karena lawan kami memang pantas lolos. Saya tidak ingin mencari alasan,” ujar Simeone kepada wartawan usai laga.

Pernyataan itu menunjukkan sikap sportif Simeone setelah Atletico gagal melaju ke final. Ia tidak menyalahkan wasit, situasi pertandingan, atau faktor lain atas kekalahan timnya.

Simeone kemudian secara khusus memuji pekerjaan Arteta di Arsenal. Menurutnya, pelatih asal Spanyol itu telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam membangun tim London Utara tersebut.

“Mikel Arteta telah melakukan pekerjaan luar biasa di Arsenal. Ia sudah lama mencoba mencapai titik ini, untuk memenangi Premier League dan Liga Champions,” kata Simeone.

Pujian itu terasa penting karena datang dari pelatih yang sangat berpengalaman di level Eropa. Simeone sendiri sudah lama dikenal sebagai sosok yang mampu membangun Atletico menjadi tim kompetitif dan sulit dikalahkan.

Di bawah Arteta, Arsenal memang berkembang menjadi tim yang lebih matang. Mereka tidak hanya mengandalkan permainan menyerang, tetapi juga menunjukkan disiplin pertahanan yang kuat sepanjang Liga Champions musim ini.

Reuters mencatat Arsenal meraih clean sheet kesembilan di kompetisi tersebut setelah mengalahkan Atletico. Catatan itu memperlihatkan kekuatan struktur bertahan The Gunners dalam perjalanan menuju final.

Simeone juga menyinggung kekuatan finansial Arsenal. Menurutnya, kemampuan ekonomi klub turut berkaitan dengan proyek besar yang sedang mereka bangun.

“Mereka memiliki kekuatan finansial luar biasa, dan itu berkaitan dengan apa yang mereka lakukan. Tetapi saya senang untuk mereka karena mereka pantas mendapatkannya,” ujar Simeone.

Meski begitu, Simeone tidak mengurangi nilai pencapaian Arsenal. Ia tetap menilai tim Arteta layak berada di final karena mampu menunjukkan kualitas dalam dua leg semifinal.

Kekalahan ini tentu menyakitkan bagi Atletico. Namun, Simeone menegaskan bahwa Arsenal memang lebih efektif dan lebih kuat dalam menentukan hasil akhir pertandingan.

Bagi Arsenal, keberhasilan ini menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah modern klub. Mereka kembali ke final Liga Champions untuk kedua kalinya setelah terakhir tampil pada 2006.

Final 2006 berakhir pahit bagi Arsenal karena mereka kalah 1-2 dari Barcelona. Kini, dua dekade kemudian, Arteta membawa klub itu kembali ke panggung terbesar sepak bola Eropa.

Keberhasilan ini juga mempertegas perubahan besar Arsenal dalam beberapa musim terakhir. Dari tim muda yang sempat diragukan, mereka kini menjelma menjadi kandidat juara di Inggris dan Eropa.

Simeone memahami proses panjang tersebut. Karena itu, pujiannya kepada Arteta bukan sekadar basa-basi, melainkan pengakuan terhadap proyek yang dibangun dengan konsistensi.

Arsenal kini berada di depan kesempatan besar untuk mencetak sejarah. Jika mampu menjuarai Liga Champions, Arteta akan membawa trofi Eropa paling bergengsi itu ke Arsenal untuk pertama kalinya.

Untuk sementara, kemenangan atas Atletico menjadi bukti bahwa Arsenal sudah naik kelas. Dan bagi Simeone, tim yang mengalahkannya memang pantas melangkah ke final.