x

Hasil Sidang Komdis PSSI: Persebaya Rugi Besar Akibat Denda Ratusan Juta

Minggu, 10 Juni 2018 17:28 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Ivan Reinhard Manurung
Logo PSSI.

Komite Disiplin PSSI secara resmi telah merilis hukuman dan denda terkait pelanggaran yang terjadi di pekan ke-11 Liga 1 2018. Berdasarkan keterangan per 6 Juni 2018 diputuskan ada tujuh klub yang dinilai melakukan sikap tidak fair play dari pemain, penonton hingga pelatih.

Pelatih kepala Borneo FC, Dejan Antonic diharuskan membayar denda senilai Rp25 juta setelah protes berlebihan hingga keluar area teknik saat timnya bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC, 27 Mei 2018 lalu.

Tak hanya itu, ofisial Borneo yang tidak terdaftar di daftar susunan pemain (DSP) tetapi mendekat ke area bench juga diberikan teguran keras.


1. Bhayangkara Didenda Rp30 Juta

Bhayangkara FC vs Borneo FC.

Selanjutnya, Bhayangkara FC didenda Rp30 juta setelah ada kejadian pelemparan botol saat menjamu Borneo FC, 27 Mei 2018 lalu di Stadion PTIK, Jakarta Selatan.

Pemain Bali United, Agus Nova mendapat sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 1 (satu) kali setelah dengan sengaja pemain lawan di kotak penalti saat timnya menjamu Persib Bandung, 27 Mei 2018 lalu.

Dengan demikian, pemain belakang tersebut total harus duduk di tribun penonton selama dua laga beruntun, terhitung dengan kartu merah yang diterimanya.

Baca Juga

2. PSIS vs Mitra Kukar Banjir Denda

PSIS Semarang vs Mitra Kukar.

Berikutnya, kiper Mitra Kukar, Gerri Martin Mandagi diberikan teguran keras akibat protes berlebihan terhadap asisten wasit 2. Ketika itu tim Naga Mekes kalah 04 dari PSIS Semarang pada 28 Mei 2018.

Namun, rupanya bukan hanya Mitra Kukar yang mendapat sorotan. Tim tuan rumah, PSIS Semarang pun tak luput dari perhatian Komdis PSSI.

Pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese diganjar denda Rp25 juta setelah protes berlebihan dengan masuk ke tengah lapangan dan mengikuti sampai area ruang ganti terhadap wasit.

Tak berhenti di situ, Komdis PSSI kembali menyatakan PSIS Semarang harus membayar Rp50 juta akibat pelemparan botol oleh suporter saat mereka menang 4-0 atas Mitra Kukar.


3. Denda Persebaya Paling Besar

Robertino mencoba melewati Hilton Moreira.

Dari sekian banyak sanksi dan denda di atas, nampaknya Persebaya Surabaya menjadi tim paling tidak beruntung.

Bajul Ijo harus merogoh kocek sangat dalam yakni senilai Rp300 juta akibat penyalaan kembang api sebanyak lebih dari 5 (lima) kali dan telah terjadi pengulangan pelanggaran disiplin. Hal itu terjadi saat Persebaya bermain imbang 1-1 dengan Persipura Jayapura, 29 Mei 2018.

Terakhir, Komdis PSSI melarang salah satu panitia pelaksana pertandingan PSM Makassar, Sdr. Majid agar tidak memasuki stadion sebanyak 6 (enam) kali lantaran memaki wasit saat PSM Makassar bersua Madura United, 30 Mei 2018 lalu.

Berikut jadwal lengkap Piala Dunia 2018:

Terus ikuti berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA.

Persebaya SurabayaMitra KukarPSSIPSIS SemarangBorneo FCKomisi Disiplin PSSILiga IndonesiaBhayangkara FCLiga 1

Berita Terkini