INDOSPORT.COM - Proliga musim ini sudah merampungkan rangkaian dan menyisakan babak final four dan grand final. Kota Malang kembali dipilih untuk kesekian kalinya, guna memanggungkan seri kedua pada final four setelah Kota Kediri pekan lalu.
Sayangnya, tidak ada tim yang menjadi wakil tuan rumah dengan berhome base di Malang. Hal ini membuat GOR Ken Arok seolah tidak bertuan, lantaran ke-8 tim putra dan putri yang akan bertarung di seri kedua Final Four tahun ini berasal dari luar Malang.
Empat tim putra terdiri dari Palembang Bank Sumsel Babel, Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta BNI 46 dan Jakarta Pertamina Energi. Dua tim wakil DKI Jakarta itu juga juga terjun di nomor putri, bersama Jakarta PGN Popsivo Polwan dan Bandung Bank BJB Pakuan.
Konferensi pers Proliga 2019"Memang, selama ini belum ada tim dari Malang sebagai tuan rumah," ujar Direktur Proliga, Reginald Nelwan, menjawab pertanyaan INDOSPORT pada sesi konferensi pers di salah satu hotel ternama Kota Malang.
Kendati demikian, ia sama sekali tidak khawatir fenomena itu bakal mempengaruhi tingkat kehadiran penonton. Dalam sejarahnya, GOR Ken Arok selalu saja ramai oleh ingat bingar para pencinta kompetisi bola voli profesional di tanah air itu.
"Karena dari tahun ke tahun, tren kehadiran penonton di Kota Malang selalu meningkat. Hal ini lah yang membuat kami selalu ke sini," tambahnya.
"Lagipula, penonton yang hadir tidak hanya hadir Malang saja. Tetapi bisa jadi mereka datang dari kota-kota lainnya di Jawa Timur," sambung Reginald.
Terus Ikuti Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT