INDOSPORT.COM - Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan akan turun di ajang Asian Games 2018 pada kelas 62 kg. Ia merupakan salah satu atlet yang diharapkan meraih medali pada cabang olahraga angkat besi.
Secara pribadi, Eko juga telah menegaskan ingin membayar kepercayaan masyarakat dengan meraih medali emas. Pasalnya, ia ingin membalas rasa penasaran, karena di dua edisi Asian Games sebelumnya (2010 dan 2014), lifter 28 tahun itu hanya meraih medali perunggu.
Oleh sebab itu, Eko mengatakan sudah punya nazar atau keinginan tersendiri jika sukses meraih medali emas pada Asian Games tahun ini. Pria asal Lampung itu, ingin meningkatkan levelnya dan mengincar emas pada Olimpiade 2020 mendatang di Jepang.
"Saya belum mau pensiun (jika emas Asian Games). Targetnya medali emas olimpik makanya saya berpikir masih ada pe'er di Olimpade," ucapnya.
"Jadi, saya tidak bisa santai setidaknya sebelum pensiun bisa nyicipin semua (Asian Games, Kejuaraan Dunia, hingga Olimpiade)," imbuhnya.
Eko Yuli Irawan saat diwawancarai INDOSPORT.Lebih lanjut, Eko menegaskan pada Asian Games tahun ini, Indonesia punya peluang untuk meraih emas. Hal itu terjadi, setelah salah satu pesaing yakni China tidak berpartisipasi karena masalah doping.
"Saat ini pesaingnya China, Korea Utara dan Selatan, Jepang, Vietnam. Tapi, China kena doping, mereka di angkat besi gak dipertandingkan. Hanya Korea Utara yang punya rekor dunia, lalu Vietnam yang ngalahin kita di SEA Games," urainya.
"Sementara Jepang lebih kepada persiapan Olimpiade. Jadi ini tetap, Asian Games rasa Olimpiade. Kalau ini bisa tembus emas, maka bisa buat lompatan (angkatan), imbuh Eko.
"Kita latihan bertahun-tahun, penentuan juara hanya sekian detik. Jadi dari latihan sudah harus konsentrasi," tutupnya mengenai kesempatan meraih medali di Asian Games 2018.
INDOSPORT.COM turut berduka cita dengan musibah gempa bumi di Lombok
Terus Ikuti Berita Sepak Bola dan Olahraga Lain Serta Serba-serbi Asian Games 2018 di INDOSPORT.