3 Alasan Olahraga Bola Basket Kurang Diminati di Indonesia

Jumat, 21 Oktober 2016 09:15 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Ahmad Priobudiyono
© Muhamad Al Kayis/INDOSPORT
Peresmian lapangan basket di Monas diikuti beberapa selebritis Tanah Air seperti Mario Lawalata, Maria Selena, Iko Uwais, Ben Kasyafani, Augie Fantinus, Bastian Steel, Udjo Project POP dan  Copyright: © Muhamad Al Kayis/INDOSPORT
Peresmian lapangan basket di Monas diikuti beberapa selebritis Tanah Air seperti Mario Lawalata, Maria Selena, Iko Uwais, Ben Kasyafani, Augie Fantinus, Bastian Steel, Udjo Project POP dan
Kurang Promosi

Saat ini cabang olahraga basket memang masih ada dalam pendidikan olahraga di sekolah. Akan tetapi, tidak semua instansi menjadikan basket sebagai olahraga prioritas.

Kurangnya perhatian ini pun membuat pelajar atau anak muda tidak terlalu paham bahkan tidak melirik basket sebagai olahraga ekstrakurikuler di sekolah. Hal ini membuat pemain lokal terkadang belum terlalu fasih dengan berbagai teknik olahraga ini.    

“Kalau kita lihat Filipina, rata-rata 99% dari pemainnya sudah mengetahui dan paham sekali dasar-dasar permainan bola basket seperti dribbling, passing, dan lay up. Maka dari itu Indonesia pun harus memperkuat dasar-dasar dalam bermain basket,” ujar mantan Ketua Umum PB Perbasi Noviantika Nasution.

Hal lain yang membuat basket kurang populer di Indonesia karena kurangnya promosi ke sekolah-sekolah. Padahal hal ini bisa mendongkrak dan membuat siswa-siswa menenuhi GOR atau arena sepulang sekolah.

Dengan pendekatan di atas, bukan tidak mungkin sponsor dengan segmen anak muda pun akan tertarik untuk bergabung. Selain itu stasiun televisi swasta maupun nasional di tanah air juga jarang bahkan sama sekali tidak menyiarkan liga basket internasional layaknya sepakbola atau bulutangkis.

26