Setahun Pengumunan Pensiun Kobe Bryant: 3 Momen Terbaik Black Mamba

Rabu, 30 November 2016 06:28 WIB
Editor:
 Copyright:

Pengumuman pensiun tersebut diucapkannya melalui laman The Players Tribune. Black Mamba, julukan Bryant, menuliskan sebuah puisi perpisahan yang berjudul "Teruntuk Bola Basket".

Dalam puisinya itu, Bryant bercerita bahwa dirinya telah mencintai olahraga basket sejak usia enam tahun. Salah satu petikan kalimat yang paling menyentuh pada puisi Bryant, yakni: "Jantungku masih bisa berdetak, pikiranku dapat mengatasi keresahan, tapi tubuh saya tahu ini saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal..." tulis Black Mamba pada salah satu bait puisi perpisahannya.

Tepat sebelum laga melawan Indiana Pacers di Staples Center, kandang Lakers, Bryant memberikan puisi perpisahannya itu kepada setiap penggemar Lakers yang langsung datang ke arena. 

"Apa yang kalian lakukan untuk saya jauh lebih besar dari apa yang telah saya lakukan untuk Anda.. Cinta saya untuk kota ini, tim, dan masing-masing dari Anda tidak akan pernah pudar. Terima kasih untuk perjalanan luar biasa ini," ujar Bryant, yang membuat para penggemar Lakers terharu membacanya.

Hampir di setiap pertandingan Lakers di kandang lawan setelah laga melawan Pacers mendapat sambutan perpisahan dari tim-tim NBA. Mereka mengadakan seremonial serta pemutaran video Bryant ketika menghadapi timnya. Para penggemar tim lawan pun tak segan untuk memberikan tepuk tangan sebagai kepada Black Mamba sebagai persembahan untuk yang terakhir kalinya sebagai pemain basket. 

Bahkan di kota seperti Boston dan Sacramento pun, yang notabene penggemar kedua tim tersebut kerap mencemooh dirinya, para penonton memberikan sambutan hangat kepada pemain berusia 30 tahun tersebut. 

Di musim terakhirnya sebagai pemain basket, Bryant terpilih masuk ke dalam ajang all-stars untuk yang ke-18 kalinya, dengan 16 kali secara beruntun. 

Pada pertandingan tersebut, rekan setim Bryant di skuat Wilayah Barat kerap memberinya kesempatan untuk mencetak poin sebanyak-banyaknya agar terpilih menjadi pemain terbaik laga all-stars (MVP) untuk yang terakhir kalinya. Dengan tersenyum, Bryant menolak permintaan rekan-rekan setimnya itu. Dirinya lebih memilih membiarkan teman-temannya untuk bermain tanpa ketergantungan akan dirinya.

Di penghujung kariernya, tepatnya pada laga terakhir di NBA, Bryant berhasil mencetak 60 poin ketika melawan Utah Jazz. Pada akhir pertandingan, Bryant mengucapkan salam perpisahan pamungkas yang membuat seisi Staples Center terharu mendengarnya. 

Kobe Bean Bryant resmi pensiun pada 13 April 2016. Selama 20 tahun kariernya di NBA, dirinya berhasil meraih lima kali gelar juara NBA, 1 kali MVP NBA, 2 kali MVP Final NBA, 18 kali terpilih masuk All-Stars, 4 kali MVP All-Stars, 2 kali top skor NBA, 1 kali memenangkan kontes slam-dunk, dan dinobatkan sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang sejarah tim Lakers. 

Untuk mencoba mengenang Bryant, INDOSPORT mencoba merangkum tiga momen terbaik karier Black Mamba selama 20 tahun bermain di NBA. Berikut sajiannya:

Penulis: Muhammad Adiyaksa

58