Setahun Pengumunan Pensiun Kobe Bryant: 3 Momen Terbaik Black Mamba
Bryant saat itu masih berusia 17 tahun dan dikenal sebagai pemuda yang angkuh. Baru saja menuntaskan pendidikan tingkat atasnya, Bryant malah memilih mendeklarasikan diri untuk mengikuti draft NBA dan melewati masa kuliahnya. Keputusan tersebut ternyata berbuah kesuksesan bagi Black Mamba.
Bryant aslinya merupakan pilihan ke-13 NBA Draft 1996 oleh Charlotte Hornets. Namun belum sempat mengenakan seragam Hornets, Bryant ditukar menuju Los Angeles Lakers sebagai bagian dari perpindahan Vlade Divac ke Hornets.
Dua musim pertamanya bersama Lakers, Bryant tidak langsung menghuni posisi starter di skuat Lakers. Bryant yang berstatus sebagai pemain rookie, wajib menerima keputusan pelatih yang menetapkannya sebagai pemain cadangan.
Namun, bukannya patah semangat, Bryant malah menunjukkan bahwa dirinya mempunyai semangat serta kemampuan besar untuk menjadi calon bintang besar NBA. Bryant kemudian terpilih sebagai salah satu konsestan ajang slam-dunk competition yang merupakan bagian dari laga All-Stars NBA musim 1996/1997.
Dirinya berhasil memenangkan kompetisi tersebut dengan mengalahkan lawan-lawannya. Ajang itu pun menjadi titik balik awal karier Bryant di NBA.
Selang dua musim setelahnya, Bryant yang telah mengunci satu posisi di skuat utama Lakers terpilih untuk berpartisipasi pada laga All-Stars pertamanya untuk bersaing dengan para superstars NBA lainnya.