Klub Stapac Targetkan Masuk Final di IBL 2018/19

Senin, 5 November 2018 07:21 WIB
Editor:
© Fildzah Yumna/INDOSPORT
Jordin Mayes (kanan) yang akan membela Stapac di IBL 2018/19 bersama manajer tim, Gagan Rahmat. Copyright: © Fildzah Yumna/INDOSPORT
Jordin Mayes (kanan) yang akan membela Stapac di IBL 2018/19 bersama manajer tim, Gagan Rahmat.

INDOSPORT.COM – Mengawali agenda dengan melaksanakan Draft Rookie dan Draft Pemain Asing yang berfungsi untuk memberikan tim kesempatan dalam memilih pemain asing ataupun pemain barunya, kini Indonesian Basketball League (IBL) 2018/19 semakin mendekati jadwal kompetisi regulernya.

Beberapa klub bahkan mengambil keputusan yang cukup berani dengan mencoba jasa para pemain yang belum pernah bermain di IBL sebelumnya, klub tersebut adalah Stapac Jakarta, NSH Jakarta, Garuda Bandung, Bima Perkasa Yogyakarta, dan Pacific Caesar Surabaya. 

Tak ingin menyia-nyiakan peluang, setiap tim berbenah dengan cara mencoba atau bahkan mempertahankan pemainnya di musim lalu demi mendapatkan hasil terbaik saat kompetisi reguler berlangsung, salah satunya Stapac Jakarta.

Setelah Keenang Peterson yang dipinang pada putaran pertama, Jordin Mayes kini dipercaya Spartac untuk membantu tim dalam meraih target mereka, yaitu memasuki babak final. Pebasket yang sama-sama berusia 27 tahun ini dikabarkan juga digaji dengan jumlah yang sama, yaitu 2.000 dolar AS.

“Ekspetasinya ya ada suasana baru, membawa warna yang berbeda dan targetnya tercapai. Targetnya final, bagus-bagus kalo juara,” ungkap salah satu perwakilan dari tim Spartac yang ditemui pada penjemputan pemain asing IBL, di Bandara Soetta, Tangerang.