Nasibnya Tak Jelas Usai Menang NBA, Pebasket Keturunan Asia Curhat

Selasa, 30 Juli 2019 18:46 WIB
Penulis: Arif Budi Setyanto | Editor: Arum Kusuma Dewi
© VCG/VCG via Getty Images
Pemain Toronto Raptors, Jeremy Lin, dalam acara di Shanghai, China. Copyright: © VCG/VCG via Getty Images
Pemain Toronto Raptors, Jeremy Lin, dalam acara di Shanghai, China.

INDOSPORT.COM - Pemain keturunan Asia yang baru saja memenangi juara NBA, Jeremy Lin curhat karena nasibnya tak kunjung menemui kejelasan di pasar bebas NBA 2019.

Jeremy Lin mengalami naik turun dalam kariernya di NBA. Meski musim 2018/19 ia mendapatkan cincin NBA bersama Toronto Raptors, Lin tak berkontribusi banyak.

Memasuki musim baru, kontrak Lin bersama Raptors pun habis, namun tim-tim dari NBA belum ada yang menunjukkan minat untuk merekrut pebasket berusia 30 tahun ini. Alhasil, Lin pun merasa frustrasi dan akhirnya mengungkapkan curahan hatinya.

"Setiap tahun NBA semakin sulit. Jadi pemain agen bebas sangat sulit. Saya merasa dalam beberapa hal, NBA terlalu keras kepada saya," ucap Lin dikutip dari CNN.com.

"Ada sebuah pepatah mengatakan 'setelah mencapai titik terendah, satu-satunya cara adalah naik ke atas', tapi titik terendah itu yang saya alami semakin turun," tambahnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by TSN (@tsn_official) on

Nama Jeremy Lin sendiri mulai naik pada tahun 2012 silam saat ia bermain impresif bersama New York Knicks. Bahkan ia mendapat julukan 'Linsanity'.

Akan tetapi, pemain pertama keturunan Asia yang berhasil meraih juara NBA ini malah terpuruk di musim kesembilannya. Bersama Raptors, Lin hanya bermain sekitar 3,4 menit di NBA Playoffs dan satu menit di NBA Finals 2019.