In-depth

Menanti Gebrakan Brooklyn Nets bersama James Harden di NBA Musim 2020/21

Jumat, 15 Januari 2021 14:42 WIB
Editor: Juni Adi
© Sarah Stier/GettyImages
James Harden, pemain megabintang NBA dari tim Houston Rockets.jpg Copyright: © Sarah Stier/GettyImages
James Harden, pemain megabintang NBA dari tim Houston Rockets.jpg

INDOSPORT.COM - Kedatangan James Harden ke Brooklyn Nets diyakini akan membuat tim tampil lebih solid untuk bersaing berebut gelar juara NBA musim 2020/21.

Sebuah kejutan terjadi di bursa transfer NBA musim ini, dimana Brooklyn Nets baru saja mengumumkan dirinya resmi mendapatkan James Harden dari Houston Rockets.

Kabar tersebut tentu cukup mengejutkan lantaran Harden sebelumnya sempat menyatakan kesetiaannya berada di Houston Rockets, sekaligus menepis rumor kalau dirinya akan segera hengkang.

Hal itu bisa dilihat dari dirinya yang mulai bergabung dengan sesi latihan Rockets pada Desember lalu.

“Saat ini saya hanya fokus berada di sini,” kata Harden dikutip Reuters, Kamis (19/12/20).

“Hari ini saya tampil bagus. Kemarin terasa sangat menyenangkan berada di luar sana untuk pertama kalinya sejak gelembung itu."

"Saya belum benar-benar memiliki kesempatan untuk bertanding lima lawan lima. Tapi untuk pertama kalinya saya berada di luar sana, saya merasa cukup baik,” ucap dia menambahkan.

Namun seiring berjalannya musim ini, keinginan James Harden untuk pergi rupanya sudah tidak terbendung. ESPN melaporkan kalau sang pemain ingin gabung ke klub incarannya yakni Philadelphia 76ers, Miami Heat dan Brooklyn Nets.

Pada akhirnya Harden sukses hengkang ke nama terakhir. Brooklyn Nets mendapatkan James Harden dari Houston Rockets, sebagai bagian dari perdagangan empat tim tiga tim termasuk Cleveland Cavaliers. 

Sebagai bagian dari perdagangan, Brooklyn mengirim Jarrett Allen dan Taurean Prince ke Cleveland, lalu Caris LeVert dan Rodions Kurucs, serta tiga tiket draft pick putaran pertama (2022, 2024 dan 2026) dan empat pick-swap putaran pertama (2021, 2023, 2025 dan 2027) ke Houston. 

Percaya Diri Bisa Bersaing

Kedatangan James Harden ke Brooklyn Nets rupanya disambut gembira. Sebab, amunisi mereka akan bertambah baik dan yakin bisa bersaing di level tertinggi NBA musim 2020/2021 ini.

"James (Harden) adalah salah satu pencetak gol dan playmaker paling produktif di NBA, dan kami sangat senang bisa membawanya ke Brooklyn," kata Manager Umum Sean Marks, seperti dikutip dari rilis resmi Nets.

"Kami senang menyambut James dan keluarganya di Nets. Kami juga berterima kasih kepada para pemain yang pergi meninggalkan kami, Caris, Jarrett, Rodions, dan Taurean. Mereka berperan penting bagi kesuksesan tim dan telah memberikan pengaruh besar pada tim kami."

Kemampuan yang Sudah Terbukti

Sebelum memulai karier profesionalnya di NBA, James Harden menghabiskan dua tahun (2007-2009) di Arizone State. Perlahan tapi pasti, namanya mulai jadi perhitungan di NBA.

Kemampuannya dalam bermain sukses mengangkat dirinya meraih prestasi, diantaranya MVP NBA 2018, dan dinobatkan sebagai All-Star dalam delapan musim terakhir (2013-2020). 

Rekor tersebut menjadi penampilan terbanyak di NBA All-Star setelah LeBron James (16 penampilan berturut-turut).

Kemampuan dan kualitas James Harden rupanya tidak hanya membawanya sampai disitu saja. Ia sukses menggondol gelar top skor tiga musim beruntun (2018-2020), dan menjadi pemain pertama yang memenangkan tiga gelar Top Skor beruntun setelah Kevin Durant (2010-2012).

James Harden juga merupakan raja assist NBA pada tahun 2017. Dengan rekor tersebut, Harden menjadi salah satu dari enam pemain dalam sejarah NBA yang telah memenangkan Top Skor dan Top Assist dalam karier mereka. 

Lima pemain lainnya yaitu LeBron James, Nate Archibald, Oscar Robertson, Jerry West, dan Russell Westbrook.

Sejak berkecimpung di dunia basket profesional NBA, shooting guard berusia 31 tahun itu telah tampil dalam 841 pertandingan dengan 628 sebagai starter, di 12 musim NBA dengan bersama Oklahoma City Thunder (2009-2012), dan Houston Rockets (2012-2021). 

Catatan statistik sepanjang kariernya yaitu 25,2 poin, 5,3 rebound, 6,3 assist dan 1,6 steal dalam 34,3 menit per pertandingan. Selain itu, James Harden juga tidak pernah absen di pertandingan babak playoff sepanjang kariernya. 

Dia membuat empat kali tampil di Final Konferensi, dua kali dengan Thunder (2011 dan 2012), dan dua kali dengan Rockets (2015 dan 2018). Harden juga pernah masuk timnas Amerika Serikat, dan meraih medali emas di Olimpiade 2012 (London).

Dengan sederet prestasi yang sudah diraih dan kualitas yang sudah terbukti, tidak sabar lagi melihat performa Brooklyn Nets musim ini bersama James Harden.

Musim lalu, Nets hanya bisa melangkah sampai babak playoff putaran pertama, karena disingkirkan oleh Toronto dengan skor 4-0. Apakah musim ini mereka bisa lebih baik? menarik dinanti.