Lalu Muhammad Zohri Bisa Tiru, Ini Kiprah 2 Sprinter Indonesia di Olimpiade

Rabu, 5 Juni 2019 10:46 WIB
Penulis: Luqman Nurhadi Arunanta | Editor: Lanjar Wiratri
© KALLE PARKKINEN/AFP/Getty Images
Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Lolos ke Olimpiade 2022. Foto: KALLE PARKKINEN/AFP/Getty Images Copyright: © KALLE PARKKINEN/AFP/Getty Images
Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri Lolos ke Olimpiade 2022. Foto: KALLE PARKKINEN/AFP/Getty Images

INDOSPORT.COM – Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, belum lama ini membanggakan Indonesia usai lolos ke Olimpiade 2020 yang digelar di Tokyo.

Pencapaian tersebut tidak lepas dari torehan gemilang di Kejuaraan Seiko Golden Grand Prix 2019 di Osaka, Jepang, Minggu (20/05/19).

Zohri finis di urutan ketiga dengan catatan waktu 10,03 detik, selisih 0,02 detik dari sprinter tuan rumah, Kiryu Yoshida, dan 0,03 detik dari juara dunia sprint asal Amerika Serikat, Justin Gatlin.

Ia juga berhasil mempertajam catatan rekor nasional (rekornas) miliknya yang sebelumnya ia pecahkan saat meraih perak pada final lari 100 m di kejuaraan Atletik Asia 2019.

Zohri memang mencatatkan prestasi tersendiri sebagai printer Indonesia yang mampu menembus Olimpaide di usia yang sangat muda.

Namun demikian, pemuda asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu tidak sendiri. Ada dua sprinter lain di masa lalu yang pernah menorehkan prestasi memukau di pentas Olimpiade.

Berikut portal berita olahraga INDOSPORT menghadirkan dua kiprah sprinter Indonesia di ajang Olimpiade.

Purnomo Yudhi

Purnomo Yudhi mengharumkan nama Indonesia pada Olimpiade 1984 Los Angeles. Ia sukses menjadi wakil Asia pertama di semifinal 100 meter putra.

Meski tidak meraih medali, Purnomo berhasil memecahkan rekor Mohammad Sarengat dengan catatan waktu 10,30 detik.

Setahun sebelumnya, tepatnya tahun 1983, Purnomo juga menjadi satu-satunya wakil Asia di final 100 meter putra Kejuaraan Dunia IAAF Helsinki. Siapa sangka, sebelum ke lintasan lari, ia merupakan seorang petani.

Afdiharto Mardi Lestari

Masa kejayaan Afdiharto Mardi Lestari terjadi pada era 1980 hingga 1990-an. Ia berhasil meraih dua emas di nomor 100 meter dan 200 meter putra pada SEA Games Kuala Lumpur 1989.

Prestasinya kian bertambah usai menang di SEA Games Manila 1991 dan SEA Games Singapura 1993 di nomor 100 meter. Mardi yang dijuluki manusia tercepat di Asia pernah menjadi satu-satunya wakil Asia di semifinal Olimpiade 1988 Seoul.