Petarung-petarung UFC yang Dibuat TKO Oleh Pandemi Covid-19

Minggu, 4 April 2021 22:01 WIB
Editor: Juni Adi
© [email protected]#belalmuhammad
Duel UFC Vegas 21 antara Leon Edwards vs Belal Muhammad. Copyright: © Instagram@#belalmuhammad
Duel UFC Vegas 21 antara Leon Edwards vs Belal Muhammad.

INDOSPORT.COM - Sebuah kabar mengejutkan datang dari arena UFC, dimana salah satu organisasi terbesar olahraga seni bela diri campuran itu melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), terhadap empat petarung.

Empat pertarung yang dilepas oleh UFC adalah Brok Weaver, Shana Dobson, Jordan Espinosa dan Vince Cachero. Sebelumnya sudah ada nama yang menjadi korban lebih dahulu yakni Yoel Romero.

Namun bos UFC, Dana White menutupi alau keputusan melakukan PHK itu karena salah satunya UFC mulai merugi akibat terkena dampak pandemi virus corona atau Covid-19. 

White menilai UFC sebagia pucuk kompetisi MMA di dunia terlalu gemuk dengan komposisi banyak petarung.

"Kami akan melakukan sejumlah pemotongan kerja sama petarung secara serius. Kami mungkin akan melakukan 60 pemotongan. Komposisi kami sangat banyak saat ini."

"Ini adalah keputusan sulit yang harus diambil," tutur Dana White saat memutuskan melepas Yoel Romero, dikutip dari BJPENN.

Jika melihat dari pernyataan Dana White, memang masuk akal selain karena dampak pandemi Covid-19. Sebab, sebagai kompetisi terbaik di dunia, UFC selalu menggelar laga di setia pekan dengan banyak petarung.

Dalam satu agenda UFC, bisa terjadi 10-15 pertarungan. Di tiap bulan, biasanya UFC menggelar agenda utama yang diberi nomor urutan.

Terakhir, UFC menggelar UFC 260 dengan partai utama Stipe Miocic vs Francis Ngannou. Ngannou menang KO atas Miocic dan berhak atas gelar kelas berat.

Tahun lalu, UFC berhasil membuktikan sebagai salah satu olahraga profesional pertama yang mampu kembali berputar di tengah pandemi corona.

Namun ketiadaan penoton dalam satu tahun terakhir disebut cukup mempengaruhi kondisi keuangan UFC lantaran mereka tak mendapatkan pemasukan dari penjualan tiket.