Menerka Kapan Conor McGregor Kembali Bertarung di UFC

Kamis, 27 Januari 2022 20:10 WIB
Editor: Juni Adi
© Jeff Bottari/Zuffa LLC/Getty Images
Kemenangan dustin poirier atas conor mcgregor di UFC 257. Copyright: © Jeff Bottari/Zuffa LLC/Getty Images
Kemenangan dustin poirier atas conor mcgregor di UFC 257.
Potensi Lawan Conor McGregor

Tahun depan berpotensi menjadi tahun kembalinya sang legenda, ke panggung UFC. Namun hingga saat ini siapa lawan selanjutnya masih menjadi misteri.

Selain pastinya Dustin Poirier, rekan seperguruan Khabib Nurmagomedov, Islam Makhachev, santer disangkut-sangkutkan dengan Conor McGregor.

Namun, teori sabungan Conor McGregor vs Islam Makhachev ini sempat dibantah oleh manajer kondang, Ali Abdelaziz melalui media sosial Twitter pribadinya.

"Pertarungan ini (McGregor vs Makhachev) tidak akan terjadi, karena Komisi Atletik tidak akan menyetujuinya," cuit Ali Abdelaziz.

Bertolak belakang dengan klaim Ali Abdelaziz, pelatih Conor McGregor, John Kavanagh, justru membuat kode menarik belakangan ini.

Lewat sebuah kode, John Kavanagh mendukung pertempuran antara Conor McGregor dengan Islam Makhachev yang ia nilai bakal fantastis. 

"Mari kita liat bagaimana kami menghadapi mereka semua, melawan Islam Makhachev akan fantastis."

"Dia (Islam Makhachev) adalah petarung yang hebat," imbuh Kavanagh memuji jagoan UFC pemilik rekor 21 kali menang dan sekali kalah itu.

Islam Makhachev sendiri sudah menyebut tiga nama yang ingin dia hadapi dalam pertarungan berikutnya.

Mereka adalah Tony Ferguson, Rafael dos Anjos, dan Michael Chandler. Hal itu karena kebiasaan Makhachev yang tidak ingin bertarung melawan jagoan dengan peringkat lebih tinggi dari dirinya.

Bukan cuma Islam Makhachev, Kavanagh selaku pelatih menyatakan bahwa McGregor juga siap untuk melawan siapa saja.

Sudah bergelimang harta, Kavanagh menegaskan bahwa motivasi McGregor saat ini murni untuk kompetisi. Hal ini yang kemudian dinilai Kavanagh bakal membuat McGregor makin ganas lagi.

"Siapapun yang dihadapi, dia akan sangat termotivasi," tukas Kavanagh.