Masalah Kontroversial dan Memalukan Warnai Gelaran PON

Selasa, 20 September 2016 22:22 WIB
Editor: Arief Rahman Hakim
 Copyright:
Penyelewengan Dana PON Riau 2012

Olahraga tampaknya menjadi lahan basah untuk mengeruk uang bagi sebagian pihak di Tanah air. Ajang PON 2012 di Provinsi Riau lalu menjadi kontroversi setelah ditemukan penyelewengan dana yang digunakan untuk membiayai gelaran tersebut.

Gubernur Riau kala itu, Rusli Zainal, bahkan diciduk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena menyelewengkan dana pembangunan infrastruktur PON. Pembangunan Stadion Utama Riau, di Jalan Naga Sakti, Pekanbaru, senilai Rp 1,18 triliun pun mangkrak akibat kasus korupsi anggaran yang melibatkan jajaran pejabat Riau.

Sebelum penyelenggaraan PON Jabar 2016, pemerintah melalui Kemenpora pun telah mewant-wanti agar kasus korupsi anggaran tak terjadi lagi di PON kali ini.

"Kita tidak ingin seperti di Riau, usai PON terjadi masalah. Jadi jangan terjadi di Jabar," ujar Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Gato Dewa Broto

126