4 Induk Olahraga yang Lahir dari 'Rahim' Sumpah Pemuda

Sabtu, 28 Oktober 2017 12:14 WIB
Penulis: Abdurrahman Ranala | Editor: Galih Prasetyo
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Petenis Indonesia, Christoper Rungkat. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Petenis Indonesia, Christoper Rungkat.
PELTI

Peristiwa Sumpah Pemuda pada tahun 1928 dan terbentuknya PSSI pada tahun 1930 mendorong lahirnya organisasi olahraga kedua yakni PELTI. Persatuan Tenis Seluruh Indonesia atau PELTI didirikan pada 26 Desember 1935 di Semarang. 

Gagasan lahirnya PELTI dicetuskan oleh Mr. Budiyanto Martoatmodjo yang merupakan tokoh tenis asal Jember. Gagasan ini dikemukakan saat Kejuaraan Tenis yang berlangsung di Semarang. 

© Ratno Prasetyo/INDOSPORT
Caption Copyright: Ratno Prasetyo/INDOSPORTKetua Umum PELTI

Meskipun awalnya olahraga ini hanya diminati oleh kaum bangsawan, namun sejak tahun 1920-an olahraga tenis mulai berkembang seiring kian banyaknya murid Indonesia yang memainkannya di sekolah-sekolah menengah. 

Para siswa tersebut pada akhirnya memperkenalkan tenis ke kalangan masyarakat luas. Tenis pun mulai diminati dan dimainkan serta dipertandingkan berbagai organisasi pemuda. Selain itu Tenis mulai digunakan untuk menghimpun masa dalam perjuangan mencapai kemerdekaan Indonesia.