INDOSPORT.COM - Salah satu perusahaan penyedia alat olahraga terbesar di dunia, Nike, baru-baru ini menuai kontroversi. Produk sepatu terbaru buatan Nike dianggap memiliki simbol rasis.
Produk sepatu baru bernama Air Max 1 Quick Strike Fourth edisi spesial ini memiliki motif gambar bendera Betsy Ross. Bendera Betsy Ross sendiri menyimbolkan era perbudakan penduduk kulit hitam di Amerika Serikat pada masa lalu.
Nike merilis model ini dengan harapan untuk merayakan hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang diperingati tiap tanggal 4 Juli.
Merilis produk bernuansa masa kelam di Negara Paman Sam, perusahaan Nike pun mendapat berbagai hujatan dari berbagai kalangan. Hal ini pun membuat perusahaan Nike harus menarik kembali produknya yang berbau rasis itu.
According to @WSJ, Nike will not release its Fourth of July flag-themed shoes after speaking with Colin Kaepernick, who says he and others see the Betsy Ross 13-star flag as an "offensive symbol because of its connection to an era of slavery."https://t.co/8xQFe9Tiw8
— Twitter Moments (@TwitterMoments) July 2, 2019
Keputusan Nike ini pun berimbas pada keterlanjutan produksi pabrik. Perusahaan multinational asal negara Paman Sam itu terancam kehilangan salah satu pabriknya.
Dilansir laman berita BBC, bagian pemerintahan Arizona telah menarik suntikan dana sejumlah 1 juta dollar yang sebelumnya direncanakan untuk membangun pabrik di Arizona akibat keputusan Nike untuk menarik produknya. Padahal sebelumnya pabrik ini direncanakan akan membuka peluang usaha untuk 500 orang.
"Kata-kata tidak bisa mengekspresikan rasa kecewa saya terhadap Nike, saya merasa malu. Dibandingkan merayakan hari Kemerdekaan, simbol ini justru sarat akan hal sensitif terkait sejarah dan politik," tulis Doug Ducey, Gubernur Arizona melalui akun Twitter pribadinya.
Instead of celebrating American history the week of our nation’s independence, Nike has apparently decided that Betsy Ross is unworthy, and has bowed to the current onslaught of political correctness and historical revisionism. 5/
— Doug Ducey (@dougducey) July 2, 2019
Anggota dewan Texas, Ted Cruz, juga menyatakan hal yang sama karena kecewa dengan keputusan Nike untuk menjual produk bagi orang-orang tertentu saja.
"Nike hanya ingin menjual sepatu untuk orang-orang yang benci terhadap bendera Amerika Serikat," tulis Ted melalui akun Twitter pribadinya.
It’s a good thing @Nike only wants to sell sneakers to people who hate the American flag.... @NFL #HappyFourth https://t.co/G6w8vDjvLP
— Ted Cruz (@tedcruz) July 2, 2019
Sebelumnya Hal berbau rasis ini berawal dari laporan mantan atlet American Football, Colin Kaepernick, yang menyatakan pada pihak Nike simbol bendera ini cukup ofensif. Hal ini pun mendadak viral sehingga membuat berbagai kalangan kecewa dengan desain produk sepatu ini.
Betsy Ross sendiri adalah nama tokoh wanita Amerika yang dikenal luas sebagai penjahit bendera Amerika Serikat pertama. Di masa itu Amerika Serikat masih mengenal perbudakan orang-orang kulit hitam, terutama di wilayah bagian selatan.