INDOSPORT.COM - Saat sedang berolahraga tentunya minum air putih sangatlah penting untuk mencegah dehidrasi, mengontrol suhu tubuh, pengganti keringat, karena jika kita kekurangan cairan saat berolahraga dapat menimbulkan pusing, sakit kepala, kram, dan kondisi kesehatan lainnya.
Pasalnya, kita harus minum 250 ml air dalam waktu 30 menit setelah berolahraga. Dan untuk setiap 0,5 kg berat badan yang berkurang, harus menggantinya dengan 450 sampai 500 ml air mineral.
Namun terkadang saat melakukan olahraga berat, tubuh kita memerlukan lebih dari sekadar air putih bahkan jika kita kelebihan minum air putih akan menyebabkan hiponatremia.
Hiponatremia merupakan kondisi yang terjadi ketika darah menjadi encer karena terlalu banyak minum air sehingga kadar natrium darah turun drastis. Dan salah satu cara untuk mencegah hiponatremia adalah bisa dengan mengganti cairan tubuh yang hilang dengan minuman yang mengandung elektrolit.
Pada orang yang melakukan aktivitas yang padat atau berolahraga lebih dari 60 menit, tubuh kita akan membutuhkan elektrolit dari minuman berenergi untuk mengisi kembali cairan yang hilang melalui keringat.
Pada saat melakukan olahraga lebih dari 60 menit banyak cairan keringat yang hilang, diketahui juga pada keringat mengandung sejumlah besar elektrolit. Oleh karena itu kita membutuhkan minuman berenergi untuk menghidrasi tubuh kita kembali.
Menurut Director, Sport Performance and Education, Herbalife Nutrition, Dana Ryan Minuman suplemen energi disebut sebagai cara paling aman untuk menghidrasi tubuh selama melakukan olahraga berat.
“Minuman karbohidrat-elektrolit meningkatkan kinerja atletik dengan meningkatkan gula darah dan mempertahankan tingkat oksidasi karbohidrat yang tinggi, yang pada akhirnya mencegah kelelahan dan kekurangan tenaga yang dirasakan,” ujar Dana seperti dikutip dari Antara.
Disarankan tabel nutrisi yang baik untuk minuman suplemen energi adalah 8-16 gram gula dari glukosa dan sukrosa dalam larutan karbohidrat 3-6 persen dan 80-160 miligram natrium.