Legenda Olahraga

Susy Susanti: Awal Langkah Ratu Bulutangkis Indonesia (Part I)

Kamis, 24 Maret 2016 19:00 WIB
Editor:
 Copyright:
Embrio Ratu Bulutangkis Indonesia

Selepas sukses di masa junior, Susy Susanti akhirnya dapat membela panji merah putih. Pada 1989, jejak keberhasilan Susy dimulai dengan sukses merengkuh gelar juara di Indonesia Open.

Tak hanya itu, di tahun yang sama berkat kegigihan dirinya ia berhasil menyumbangkan gelar Piala Sudirman untuk tim Indonesia.

Raihan Piala Sudirman ini menjadi yang pertama bagi Indonesia. Dan lebih mirisnya hal itu belum terulang hingga saat ini, 

"Kita bisa saja memberi prasayarat pemain untuk berhasil, tetapi kalau bibitnya tidak ada bagaimana?" kata Susy mengomentari hal ini. 

Tak hanya berhasil mempersembahkan Piala Sudirman, Susy juga berhasil mempersembahkan gelar di kancah intenasional dengan juara di All England. Susy berhasil menjadi juara di All England sebanyak empat kali pada periode 1990, 1991, 1993, 1994. Bahkan di tahun 1993 Susy juga merengkuh gelar juara dunia.

Namun puncak karier Susy di kancah internasional lahir di tahun 1992. Dimana saat itu dia berhasil menyabet gelar juara Olimpiade yang berlangsung di Barcelona, Spanyol.

Menghadapi pebulutangkis asal Korea Selatan, Bang Soo Hyun, Susy Susanti berhasil menang setelah bertarung sebalam tiga game.

Akan tetapi, bukan perkara mudah Susy meraih emas di Olimpiade. Ia sempat kehilangan game pertama karena tampil gugup. Susy kehilangan game pertama dengan skor 11-5.

Namun semua berbalik saat pertandingan berlanjut di game kedua. Di Game ini, Susy berhasil menang dengan 11-5. Pada game ketiga atau game penentuan ini, Susy berhasil tampil dominan dan mengunci game ketiga dengan kemenangan 11-3.

Kemenangan ini sendiri terasa istimewa karena secara mengejutkan kekasih Susy kala itu Alan Budikusuma yang kini menjadi suaminya juga berhasil menyabet medali emas. 

Sehingga saat itu mereka berdua dinobatkan sebagi pengantin Olimpiade. Raihan emas di ajang Olimpiade Barcelona 1992 juga seakan membuka jalan Susy untuk meraih juara lainnya. Tak hanya itu, namanya mulai menanjak sebagai pebulutangkis tunggal putri andalan Indonesia.

Hal ini pula yang selalu terkenang oleh Susy. Bagi ia meraih medali emas saat olimpiade Barcelona menjadi momen terindah sepanjang kariernya di dunia bulutangkis.

"Tentunya momen Olimpiade Barcelona tak mudah saya lupakan. Dimana saya berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia. Terlebih medali itu menjadi medali emas pertama saya untuk Indonesia," ucap Susy kepada INDOSPORT.

Ingin tahu akan kisah selanjutnya Susy Susanti dan perjalanan asmaranya dengan Alan Budikusuma? Saksikan kelanjutannya hanya di INDOSPORT edisi 31 Maret mendatang.

139