PBSI Tindak Tegas Pemain yang Berat Badannya Berlebihan

Selasa, 9 Februari 2021 23:46 WIB
Penulis: Shintya Maharani | Editor: Subhan Wirawan
© Ramadhan yahya/Indosport
Pelatnas PBSI Cipayung Copyright: © Ramadhan yahya/Indosport
Pelatnas PBSI Cipayung

INDOSPORT.COM – Ditemui pada Selasa (9/4/21) di Pelatnas PBSI, Cipayung, Iwan Hermawan selaku Kepala Sub Bidang Pengembangan Sport Science PP PBSI mengungkapkan, bahwa ada beberapa atlet yang perlu digembleng lebih keras lagi.

Oleh karena itu, fisik dan gizi menjadi aspek yang menjadi fokus untuk ditingkatkan.

“Saya akui beberapa atlet kondisi fisiknya memang masih kedodoran, jadi secara khusus saya sudah berbicara dengan para pelatih fisik,” tutur Iwan pada Selasa (9/2/21).

“Di minggu ini kami akan melihat dulu apa saja yang kurang lalu minggu depan mencoba memenuhi kebutuhan program agar sesuai standarnya. Termasuk pemenuhan gizi dan suplemen dari tim medis,” imbuhnya lagi.

Iwan juga menegaskan bahwa untuk para pemain yang memiliki berat badan berlebihan juga akan menjadi perhatian khusus pada evaluasi dan latihan kali ini. Selain itu, Iwan mengatakan performance analysis juga sudah diterapkan pada setiap pertandingan.

"Untuk beberapa pemain yang overweight juga kami fokuskan kondisi fisiknya agar kembali ideal, karena kalau sudah overweight, kerja ototnya dan kerja untuk menggerakan tubuhnya butuh tenaga ekstra di samping geraknya menjadi lambat,” ucap Iwan tegas.

“Pada akhirnya ini mempengaruhi daya tahan yang menjadi pondasi dari semua,” tutup Iwan.

Sepulang dari Thailand, skuad bulutangkis Indonesia memang tidak ada waktu istirahat kecuali pada masa karantina. Hal ini dikarenakan tiga turnamen Eropa sudah menanti di awal Maret 2021, yakni Swiss Open, Jerman Open, dan All England yang bisa menjadi ajang pembalasan untuk tampil maksimal.

IDS Emoticon Suka
Suka
6%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
18%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
53%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
24%