INDOSPORT.COM – Mantan pebulutangkis nasional, Maria Febe Kusumastuti, merasakan keberkahan yang luar biasa pada pengalamannya menjalani ibadah di bulan Ramadan sejak dia memutuskan menjadi mualaf.
Maria Febe Kusumastuti memutuskan menjadi mualaf pada tahun 2013 setelah mendengar suara adzan, lima tahun berselang dirinya bertemu dengan pasangan jiwa, yang juga mantan pebulutangkis Andrei Adistia pada 2017 silam.
Memasuki bulan puasa Ramadhan-nya yang kedelapan sejak dia memeluk agama Islam, Maria Febe mengungkapkan pengalamannya mendapat berkah di bulan puasa.
Hal ini diungkapkan dirinya melalui akun Instagram, di mana pengalaman ajaib itu dia alami saat menjalani ibadah puasa pada Ramadhan tahun lalu.
“Puasa 2020 mengingatkanku tentang keberkahan dan keajaiban. Aku ingin berbagi pengalaman di mana aku berikhtiar. Hanyalah suami dan Allah yang Maha Mengetahui setelah menjalankan suluk lebih 40 hari,” tulis Maria Febe.
Suluk, yang dimaksud Maria Febe ini, mengacu pada istilah seseorang menjalankan ibadah agama Islam sepenuhnya tanpa putus, mulai dari amalan wajib dan sunnah.
Maria Febe menjelaskan suluk yang dia lakukan itu meliputi berdoa bersungguh-sungguh, menjalankan ibadah puasa tanpa bolong, sholat sunnahwuchu, sholat sunnah taubat sebelum menjalankan sholat fardhu.
Selain itu, dia juga menjalankan sholat fardhu lima waktu tanpa bolong, selalu sholat tarawih selama 30 hari di bulan Ramadhan, dan wirid setelah tarawih.
Tanpa disangka-sangka, Maria Febe merasakan keberkahan itu di minggu ketiga, yakni dia dan suami diberi rezeki keturunan lagi. Hal ini menjadi suatu kebahagiaan tersendiri karena dulu dia sempat mengalami keguguran.
Alhamdulilah minggu ke-3, dikasih rezeki keturunan lagi (hamil), karena dulu pernah keguguran dan lahirlah putri kami diakhir tahun 2020, Sofya,” lanjut Maria Febe.