Lolos ke Olimpiade Tokyo 2020, Pebulutangkis Peringkat 295 Dunia Ciptakan Sejarah Keren

Jumat, 11 Juni 2021 20:05 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Isman Fadil
© Facebook/Lilit Poghosyan - Armenian Badminton player
Pebulutangkis Armenia, Lilit Poghosyan. Copyright: © Facebook/Lilit Poghosyan - Armenian Badminton player
Pebulutangkis Armenia, Lilit Poghosyan.

INDOSPORT.COM – Pebulutangkis peringkat 295 dunia, Lilit Poghosyan, menciptakan sejarah keren usai memastikan dirinya lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 bulan Juli mendatang.

Datang dari Armenia, sebuah negara yang terletak di dataran tinggi di kawasan pegunungan Ararat, Lilit Poghosyan berhasil membuat bangga bulutangkis di negaranya.

Poghosyan berhasil mewujudkan impiannya sebagai pebulutangkis tunggal putri Armenia pertama yang yang lolos ke Olimpiade Tokyo 2021.

Menurut Badminton Europe, pencapaiannya ini belum pernah dilakukan oleh siapapun pebulutangkis di negara yang mana olahraga tepok bulu masih kurang begitu populer saat sekarang ini.

“Berasal dari negara bulutangkis kecil dengan keinginan untuk membuat sejarah bagi Armenia dan menjadi yang pertama mewakili negara saya di Olimpiade bulutangkis,” ujar Poghosyan.

“Beberapa tahun yang lalu saya mengambil langkah berani untuk mengejar impian saya. Saya naik pesawat ke Denmark untuk mewujuadkan mimpi gila saya,” lanjutnya.

 Sebelum dirinya benar-benar berhasil lolos ke pesta olahraga empat tahunan di Tokyo ini, Poghosyan memang sempat menimba ilmu di Center of Excellence yang dikelola oleh Badminton Europe.

Di sinilah nasibnya berubah 180 derajat. Dia menghabiskan pelatihan selama dua tahun di Holbaek (lokasi Center of Excellence) bersama orang-orang luar biasa di dunia bulutangkis.

“Menjadi pemain Center of Excellence telah menjadi pengalaman yang mengubah hidup dan saya akan selamanya bersyukur atas dua tahun saya berlatih di Holbæk dengan orang-orang yang luar biasa. Itu adalah hari-hari yang tak terlupakan,” sambung Poghosyan.

Sampai akhirnya dia memutuskan menjadi pemain profesional beberapa bulan lalu. Di sinilah Poghosyan mencoba membangun kariernya sendiri agar bisa membanggakan negaranya di kancar turnamen internasional.

“Dalam situasi seperti ini Anda harus memutuskan apa yang terbaik untuk Anda,” aku wanita kelahiran 17 April 1996 itu.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%