3 Perenang Muda yang Menggemparkan Olimpiade Rio 2016
Pada nomor 100 meter gaya bebas putri. Simone tak sendiri meraih medali emas, karena ia juga bersaing ketat dengan Oleksiak berjuang mencapai garis finis. Juri menyatakan keduanya sebagai peraih medali emas, karena sampai di waktu yang sama.
Jika Simone meraih medali emas sebagai perenang Afro-Amerika pertama, maka Oleksiak meraihnya dengan gemilang di usia 16 tahun. Namun jika melihat latar belakangnya, tak heran jika Oleksiak meraih prestasi gemilang tersebut.
Perenang kelahiran Toronto itu, dibesarkan dari keluarga yang menggemari olahraga. Saudara laki-laki Oleksiak bermain sebagai pemain hoki profesional di Dallas Stars, sementara saudari perempuannya menjadi pedayung kompetitif di Northeastern University.
Oleksiak sudah mulai melakoni olahraga renang sejak berusia 12 tahun, dan menjadi perenang klub Toronto di bawah arahan pelatih Bill O’Toole. Raihan medalinya dimulai sejak 2015 di ajang Kejuaraan Renang Dunia Muda FINA.
Ia memenangi medali perak di nomor 100 meter gaya bebas putri, dan kemudian meraih hasil serupa di nomor 50 dan 100 meter gaya kupu-kupu. Berbekal perolehan dan pengalaman yang Oleksiak dapatkan, ia positif percaya diri menatap Olimpiade Rio 2016.
Hasilnya? Perlahan dari dua medali perunggu di nomor 400 dan 800 meter gaya bebas, Oleksiak menjadi perenang asal Kanada pertama sejak Mark Tewksbury, yang memenangi medali emas di Olimpiade pada 1992. Ia meraih medali emas bersama Simone.