Kena Peluru Nyasar, Perenang Ini Divonis Lumpuh

Kamis, 7 Februari 2019 08:30 WIB
Penulis: Nadya Riska Nurlutfianti | Editor: Indra Citra Sena
© Express.co.uk
Manuel Bortuzzo, perenang yang tertembak dan terancam lumpuh Copyright: © Express.co.uk
Manuel Bortuzzo, perenang yang tertembak dan terancam lumpuh

INDOSPORT.COM - Karier atlet renang asal Italia, Manuel Bortuzzo, terancam berakhir setelah dinyatakan mengalami kelumpuhan usai terkena peluru nyasar pada akhir pekan lalu.

Insiden nahas itu terjadi saat Bortuzzo bersama teman-temannya sedang mencari tempat untuk menikmati minuman di sebuah bar di Piazza Eschilo, sekitar jam 2 dini hari waktu setempat.

Mereka melewati sebuah pub, di mana perkelahian terjadi sebelumnya di malam hari. Kemudian, segerombolan anak muda tersebut memutuskan tanpa menyadari apa yang terjadi setengah jam sebelumnya. Saat itulah Bortuzzo dikatakan telah ditembak.

Bortuzzo segera dilarikan ke rumah sakit terdekat sebelum dirujuk ke rumah sakit San Camillo. Pihak medis mengatakan bahwa ia akan lumpuh, seperti yang diwartakan Sun Sport.

“Sayangnya, untuk saat ini kami tidak percaya akan ada pemulihan fungsional dari pergerakan kakinya. Kemungkinan pulih mobilitas kakinya itu mustahil dengan pengetahuan medis sekarang,” kata Direktur Departemen Neurologi San Camillo, Alberto Delitala.

Laporan lebih lanjut menunjukkan penembakan berasal dari dua pria bersepeda motor yang akhirnya melarikan diri dari tempat kejadian. Polisi kini sedang meninjau rekaman CCTV serta dugaan bahwa para tersangka salah sasaran dan malah menembak Bortuzzo.

Manuel Bortuzzo adalah perenang spesialis 400 meter dan 1500 meter. Perenang berusia 19 tahun itu telah dipersiapkan untuk menjadi pelatih nasional di masa depan.

Ikuti Terus Berita Sepak Bola dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%