Lima Pembelian Panik EPL
Tenggat waktu transfer pemain nyaris selalu bertautan dengan kekacauan. Inilah yang terjadi pada 31 Januari 2008 saat Manchester City membeli Benjani Mwaruwari dari Portsmouth.
City yang saat itu masih dilatih Sven-Goran Eriksson membutuhkan kemenangan yang seakan alpa sejak pergantian tahun.
Striker asal Zimbabwe mencetak 12 gol dari 27 laga untuk The Pompey dan hal itu dirasa cukup bagi manajemen Manchester Biru untuk membeli Mwaruwari di tanggal 31 Januari, batas akhir pembelian pemain di masa transfer musim dingin.
Baik Portsmouth dan Benjani kaget karena mendapat dana segar di akhir bulan Januari. Saking tak ada persiapannya, Benjani dikabarkan tertidur dan ketinggalan dua penerbangan ke Manchester dan empat hari kemudian berkas kepindahan Benjani baru diserahkan kepada badan Liga.
Benjani memang mencetak gol di laga debutnya, namun setelahnya hanya mempersembahkan tujuh gol di total tiga musimnya.