Penyerang berusia 24 tahun itu dikabarkan tertidur di kamar hotel di Swiss, beberapa jam sebelum pertandingan antara Liverpool melawan FC Basel di Liga Champions pada awal Oktober 2014. Situasi ini membuat sang manajer, Brendan Rodgers, harus mendatanginya ke hotel tersebut.
Menurut laporan dari salah satu seniornya di Liverpool, Balotelli pergi hingga pukul 2 pagi waktu setempat, sebelum hari pertandingan dimulai. Kondisi itulah yang membuat namanya semakin masuk daftar jual The Reds, selain kontribusi dirinya yang tergolong kurang memuaskan.
Menurut laporan dari Mirror, Rodgers akhirnya mengakui dirinya telah melakukan kesalahan besar dengan mendatangkan Super Mario (julukan Balotelli) dari AC Milan dengan banderol sebesar 16 juta pounds atau sekitar dengan 306,73 miliar (kurs Rp19.200).
Saat mendatangkan penyerang Italia tersebut, Rodgers mendapat sorotan karena mendatangkan pemain yang terkenal melakukan masalah baik di dalam mau pun luar lapangan, bahkan dirinya mengklaim bisa mengubah sikap Balotelli.
Selain itu, mantan pemain Inter Milan dan Manchester City tersebut dikabarkan tidak memiliki hubungan yang baik dengan rekannya di ruang ganti. Kabarnya berdasarkan serangkaian masalah tersebut Rodgers siap melepas Balotelli dan membawa pulang Divock Origi dari masa peminjamannya di Lille.