Gus Dur, Politik dan Sepakbola

Selasa, 18 Agustus 2015 23:14 WIB
Editor: Randy Prasatya
 Copyright:

Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa dengan Gus Dur, merupakan Presiden Indonesia ke-4 yang sangat gamblang menerapkan peta pemerintahannya dengan berlandaskan sepakbola.

Bahkan dalam menanggapi kritikan, tak jarang Gus Dur menggunakan perumpamaan dengan menganalogikan sepakbola ke dalam peta politik miliknya.

Seperti yang diungkap dalam buku ‘Gus Dur dan Sepakbola,’ kegemaran Gus Dur terhadap sepakbola didapat saat ia berada di Mesir. Sebagaimana sifat yang menjadi ciri khasnya, ia terus menerus mempelajari, menganalisis, dan membedah permainan serta kekuatan dan kelemahan tim-tim sepakbola hingga strategi.

Akan tetapi, meski memilik kebiasaan tersebut, Gus Dur bukanlah sosok pecinta sepakbola yang memilik kecintaan dengan salah satu klub. Kegilaan Gus Dur dalam sepakbola murni hanya sekedar menganalisa dari segi teknis.

Kisah kegemaran Gus Dur bermain sepakbola juga ditulis oleh Greg Barton dalam buku: Biografi Gus Dur.

"Ia adalah penggemar sepakbola yang benar-benar tertarik pada strategi permainan olahraga ini. Di Mesir yang rakyatnya gila sepakbola, ia bisa memuaskan dahaganya menonton dan mengikuti pertandingan sepak bola,” ujar Barton.

Setelah banyak mengeluarkan ratusan artikel dan kolom yang menyangkut sepakbola, baik saat mengulas Piala Eropa 1988, 1992 hingga 1996 dan saat membahas World Cup 1982, 1986, 1990, 1994, hingga 1998, Gus Dur telah membuat banyak analogi sepakbola terkait peta perpolitikan.

INDOSPORT akan memilih 7 analogi terbaik Gus Dur tentang sepakbola yang diambil dalam buku 'Gus Dur dan Sepakbola' .

176