Potret Buram dan Masa Depan Persija

Sabtu, 28 November 2015 19:44 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
 Copyright:
Gagal Membina Pemain Muda

Dalam dunia sepakbola upaya mempertahankan konsistensi prestasi bisa dicapai melalui regenerasi pemain dengan baik dalam hal ini berkaitan dengan pembinaan pemain-pemain usia muda.

Pada era 1970 - 1980, Persija berhasil melakukan pembinaan pemain usia muda dengan baik, melalui klub-klub binaannya. Persija berhasil mencetak pemain-pemain siap tanding di kompetisi perserikatan PSSI seperti Junaidi Abdillah, Sutan Harhara, Oyong Liza, Lim Ibrahim, Suaib Rizal, Roby Binur, Yudo Hadianto, Risdianto dan lainnya.

Namun memasuki era 1980-1990, Persija seperti kehilangan cara untuk menghasilkan bibit-bibit muda berkualitas dari program pembinaan usia mudanya.

Konflik internal di tubuh pengurus Persija disinyalir sebagai salah satu yang mempengaruhi program pembinaan pemain muda Persija, akibat adanya mosi tidak percaya yang dijatuhkan kepada pengurus oleh sejumlah klub-klub binaan Persija yang membuat situasi di tubuh Persija tidak kondusif.

Dampaknya Tim Persija junior gagal berprestasi di ajang piala Suratin yang diselenggarakan PSSI pada 1980 setelah sebelumnya di era 1970-1990 tim Persija Junior tak pernah lepas dari prestasi. 

110