Tekanan yang dipikul pelatih Louis van Gaal semakin berat ketika Man United kembali menelan kekalahan 2-0 melawan Stoke City pada laga Boxing Day.
Tuntutan untuk mundur semakin lantang disuarakan para penggemar Man United yang tak lagi bisa menahan luapan emosi terkait rentetan hasil buruk yang diraih tim kesayangannya.
Pada laga melawan Chelsea, tampak ratusan penggemar Setan Merah secara kompak menyuarakan tuntutannya dengan beramai-ramai mengenakan syal bergambar Jose Mourinho.
Aksi tersebut merupakan ungkapan keinginan fans agar manajemen Man United segera melakukan perubahan agar kondisi yang terjadi tidak semakin buruk.
Empat kekalahan beruntun dan tanpa kemenangan di delapan laga terakhir membuat para fans khawatir tim idolanya kembali gagal tampil di Liga Champions.
Setelah pada era kepelatihan David Moyes, Man United harus kehilangan kesempatan tampil di pentas kompetisi paling bergengsi di benua Eropa itu.
Meskipun sedemikian kerasnya tuntutan para fans ditambah dengan gencarnya pemberitaan yang dihembuskan media Inggris untuk melengserkan van Gaal dari posisinya, tetap tidak membuat manajemen Man United bergeming.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen terkait nasib pelatih Belanda tersebut, meskipun tentunya tuntutan para fans tersebut menjadi bahan pertimbangan klub.
Pihak manajemen seperti terjebak dalam keraguan dan menimbang beberapa faktor untuk mengambil langkah tepat dengan kondisi klub yang di ambang darurat.
Memperhatikan kondisi tersebut INDOSPORT mencoba menganalisa sejumlah faktor yang membuat manajeman Man United ragu untuk segera mengambil keputusan.