(ANALISIS) Kebobrokan Sepakbola China di Tengah Gemerlap Pemain Bintang

Sabtu, 30 Januari 2016 01:15 WIB
Editor:
 Copyright:

Panggung Liga Super China atau CLS kian gemerlap dengan kehadiran para pemain bintang dunia yang memutuskan untuk menjalani karier mereka bersama klub kontestan CLS. Nama-nama tenar seperti striker Brasil, Robinho, hingga yang terbaru eks Chelsea, Ramires, memilih hengkang dari raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea, untuk merumput bersama klub China.


Eks Chelsea, Ramires yang hijrah ke klub peserta CLS, Jiangsu Sainty.

Nama-nama pelatih papan atas seperti Sven-Goran Eriksson yang pernah menukangi Inggris, serta Luiz Felipe Scolari eks arsitek Portugal, juga turut ambil bagian menjadi pelatih utama klub-klub tajir China.


Luiz Felipe Scolari

Ekspansi besar-besaran Liga Super China yang berhasil menggaet para megabintang lapangan hijau yang telah malang melintang di kompetisi Eropa, diklaim menjadi indikator kebangkitan sepakbola Negeri Panda. Namun, meski menjadi magnet baru bagi sederet bintang untuk merumput di sana, bagaimana sebenarnya kondisi nyata sepak bola China saat ini?

Berikut INDOSPORT merangkum beberapa fakta yang membuktikan jika kondisi sepakbola Negeri Tirai Bambu itu masih sangat memprihatinkan. Hal tersebut berbanding terbalik dengan kenyataan jika klub-klub Liga Super China membelanjakan banyak uang mereka untuk para pemain bintang asing.

125